Bupati Minta Kuwu Tutup Mulut

MAJALENGKA - Bupati Majalengka Dr H Sutrisno SE MSi meminta kepala desa yang ada di kecamatan Kertajati agar tutup mulut adanya isu pembakaran hutan.
bupati majalengka imbau warga tidak terprovokasi pembakaran hutan
Bupati Majalengka Sutrisno. dok. Rakyat Cirebon
"Pembakaran hutan dilakukan oleh oknum yang berasal dari luar Majalengka. Perkaranya sudah ditangani dengan baik. Jadi saya minta para kuwu tidak perlu turun tangan lagi, semua itu sudah beres," tegas Sutrisno, Jum’at (27/10). 

Ia mengatakan, pembakaran tersebut hanya membuat situasi tidak kondusif. Padahal, dari sisi keamanan dan kondusifitas saat ini di wilayah bandara maupun kecamatan Kertajati, tidak ada masalah sama sekali. 

"Lantas kemudian ada laporan terjadi kericuhan dan lain sebagainya, yang membuat petugas atau aparat kepolisian turun tangan. Itu wajar. Tetapi perlu saya tegaskan, itu hanya ulah oknum yang memecah belah kenyamanan di Kertajati," ungkapnya.

Sutrisno kembali meminta, para kades maupun kuwu di Kertajati agar diam dan tak perlu ikut terprovokasi. Pihaknya juga telah melaporkan kejadian tersebut ke pemerintah pusat. Dan pemerintah pusat juga telah memahaminya. 

"Itu hanya soal oknum, biarkan saja. Yang penting para kuwu dan masyarakat khususnya di area Kertajati jangan sampai terprovokasi," ungkapnya. 

Sementara itu, pihak kepolisian Majalengka maupun unsur TNI, membenarkan pada Kamis dini hari (26/10) terjadi pembakaran lahan hutan milik perhutani. 

Hanya saja sifatnya hanya melaporkan kejadian, dan pembakaran tidak menyebar serta hal tersebut lebih masuk area wilayah luar Majalengka. 

"Ada laporan ke kami dari polsek setempat. Intinya antisipasi saja, barangkali ada kejadian yang melibatkan warga Majalengka," ungkap Subag Humas Polres Majalengka, Bripka Riyana.‎ (hrd)  

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Bupati Minta Kuwu Tutup Mulut"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus