Beda Prinsip, Tak Sudi Koalisi dengan PKS

MAJALENGKA – Keluarga Besar NU (KB NU) dan kader PKB Majalengka melakukan rapat tertutup di rumah Pimpinan Ponpes Al-Mizan, KH Maman Imanulhaq. Isu koalisi PKB dengan PKS salah satu yang paling hangat dibahas pada konsolidasi tersebut.
nu majalengka minta pkb tidak koalisi dengan pks
KB NU dan PKB Majalengka rapat tertutup. Foto: Hasan/Rakyat Cirebon 
Ketua Dewan Syuro NU, kiai Badrussalam menegaskan, PKB tidak ada dan tidak akan pernah PKB berkoalisi dengan PKS. Pasalnya, PKB yang berbasis NU tidak ada kesamaan platform politik dengan PKS. 

"Tidak ada kesamaan platform di tubuh PKB dengan PKS. Gak ada cerita jika PKB harus koalisi dengan PKS, " tegas Badrussalam, Senin (30/10).

Begitupun dengan pendapat Ketua PCNU, KH Harun Bajuri. Menurutnya, dalam berpolitik kader NU harus mengedepankan akhlak yang mulia. Serta tidak dibenarkan melanggar fatsoen politik. Serta dilarang melangkahi para ulama dalam mengambil kebijakan. "Serta yang terpenting berprinsip pada kemaslahatan," ujarnya. 

Ketua Lembaga Dakwah PBNU, KH Maman Imanulhaq menuturkan, NU akan mengawal proses pilkada sesuai dengan prinsip demokrasi dan etika politik yang santun dan damai. 

Selain itu, pihaknya masih menunggu pengumuman dari DPC PKB tentang tim sebelas yang akan dikeluarkan besok (hari ini, red). Ia berharap menghasilkan keputusan yang maslahat bagi Majalengka. 

"Intinya, keputusan Cabup maupun cawabup yang diusung PKB tergantung tim sebelas. Kami hanya berharap calon bupati yang diusung maupun calon wakilnya harus bisa bermanfaat untuk Majalengka," ujar Maman. 

Sementara itu, Ketua DPC PKB Majalengka, dr Hamdi meminta agar polemik koalisi PKB dengan PKS disudahi saja. Serta meminta semua kader PKB maupun NU memberikan masukan maupun dukungan pada PKB untuk mensukseskan pilkada 2018, pileg serta pilpres 2019. 

Hal yang sama diutarakan anggota DPRD Provinsi Jabar dari PKB, H Nasir. Selain mengusulkan tim sebelas, pihaknya juga akan memberikan masukan pada desk pilkada tentang siapa yang harus mendapatkan rekomendasi tentang cabup dan cawabup. 

Ketua GP Ansor, Ahmad Cece Ashfiyadi mengaku, puas dan bangga dengan soliditas semua unsur untuk memenangkan pilkada. Menurutnya Ansor akan taat pada arahan dan kebijakan para kiai di NU.

“Alhamdulillah, semua pihak sudah berkumpul untuk mengambil keputusan demi Majalengka yang lebih baik. Terkait sikap Ansor, kami akan taat dan mengikuti arahan sesuai dengan kebijakan para kiai di NU,” imbuhnya.(hrd/hsn)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Beda Prinsip, Tak Sudi Koalisi dengan PKS"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...