Bamunas-Edo Makin di Atas Angin, PPP Juga Bisa Ikut Mengusung

CIREBON – Koalisi PDI Perjuangan dan Partai Golkar di Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Cirebon 2018 mendatang, kabarnya tinggal menunggu waktu yang tepat untuk dideklarasikan. Sejalan dengan itu, dua kandidat kuat dari masing-masing parpol, H Bamunas S Boediman MBA dari PDIP dan Effendi Edo SAP dari Partai Golkar, tinggal menunggu rekomendasi.
duet bamunas edo makin menguat jelang pilwalkot cirebon
Effendi Edo (kanan) bersama elit PPP Jabar Ade Munawaroh. Foto: Ist./Rakyat Cirebon
Duet Bamunas-Edo sepanjang hari kemarin menjadi perbincangan hangat di kalangan politisi. Bamunas yang kemungkinan besar akan mendapatkan penugasan dari DPP PDIP dan Edo yang paling berpeluang direkomendasi DPP Partai Golkar, diyakini sejumlah kalangan akan mampu menjegal dominasi petahana Walikota Cirebon, Drs Nasrudin Azis yang akan duet bersama Ketua DPD Partai Nasdem, Dra Hj Eti Herawati.
“Komunikasi antara keduanya (Bamunas-Edo, red) sudah intens sejak lama. Pak Bamunas juga jalurnya nanti penugasan, kemudian Kang Edo diusung jadi wakilnya dari Partai Golkar. Alhamdulillah tinggal menunggu rekomendasi turun saja,” ucap seorang tim pemenangan Edo, kemarin, ditemui di Kesambi Dalam.
Bahkan ia menambahkan, tak hanya PDIP dan Partai Golkar yang akan mengusung Bamunas-Edo. PPP juga kabarnya akan menjadi bagian dari partai pengusung. “Kang Edo sudah bertemu dengan Ketua DPW PPP Jawa Barat juga,” kata dia, seraya menunjukkan foto Edo bersama Ketua DPW PPP Jabar, Hj Ade Munawaroh.
Saat dikonfirmasi mengenai duet Bamunas-Edo yang saat ini di atas angin karena sangat berpeluang diusung PDIP dan Partai Golkar, Edo sendiri belum bersedia berkomentar banyak. Hanya saja, ia membenarkan telah bertemu dengan Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono. “Besok (hari ini, red) saya ada di Cirebon. Nanti saya bicara di sana,” kata Edo, via sambungan teleponnya.
Terpisah, Ketua DPD Partai Golkar Kota Cirebon, Ir Toto Sunanto mengaku, DPP Partai Golkar sejauh ini belum menerbitkan rekomendasi calon walikota dan wakil walikota Cirebon. “Sampai saat ini belum ada rekomendasi dari DPP. Kita masih menunggu,” ungkap Toto.
Ia menambahkan, pihaknya berharap DPP Partai Golkar mengeluarkan rekomendasi untuk kandidat bakal calon dari internal atau yang berstatus kader. Toto mengklaim, hal itu menjadi keinginan semua pengurus Partai Golkar di Kota Cirebon. “Pengurus inginnya kader yang diusung,” kata dia.
Sementara itu, Koordinator Wilayah Cirebon-Indramayu DPW PPP Jabar, H Basirun mengakui bahwa Edo sudah bersilaturahmi dengan DPW PPP Jabar. Bahkan bertemu langsung dengan ketua DPW PPP Jabar. “Kang Edo sudah bertemu dengan Ibu Ketua,” kata Basirun. PPP tak menutup kemungkinan untuk ikut mengusung Bamunas-Edo di Pilwalkot 2018.
Sebelumnya, Ketua DPC PDIP Kota Cirebon, Edi Suripno SIP MSi mengakui, partainya berpeluang besar berkoalisi dengan Partai Golkar. Meskipun, kata Edi, sebenarnya PDIP tidak kaku dalam mengambil sikap untuk membangun koalisi di pilkada.

“Di daerah kontestasinya berbeda-beda. Di kita ini cair. Tidak harus satu gerbong. Tapi memang ada arah ke sana (koalisi dengan Partai Golkar, red),” kata Edi, ditemui di Griya Sawala gedung dewan.

Disinggung mengenai surat penugasan untuk Bamunas, Edi menegaskan, belum ada. Politisi yang juga ketua DPRD itu mengatakan, kalaupun sudah ada surat penugasan terhadap Bamunas, tetap akan diturunkan dari DPP ke DPC melalui DPD. “Belum. Kalau ada, pasti kita dapat surat itu. Pasti ke DPC diberikannya,” katanya.

Edi enggan berspekulasi lebih jauh mengenai kemungkinan duet Bamunas-Edo yang akan diusung PDIP dan Partai Golkar. Pada prinsipnya, pihaknya akan menunggu keputusan resmi dari DPP PDIP. “Belum kita pastikan. Lihat saja nanti DPP seperti apa kebijakannya. Kita sebagai kader akan patuh dan melaksanakan,” katanya. (jri)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Bamunas-Edo Makin di Atas Angin, PPP Juga Bisa Ikut Mengusung"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...