Azis: Insya Allah KCM Bisa Bersama

CIREBON - Para elit pengurus tingkat Kota Cirebon elemen Koalisi Cirebon Maju (KCM), yakni Partai Demokrat, PKS, PKB dan PAN menggelar pertemuan di salah satu rumah makan di Jalan Cipto Mangunkusumo, tadi malam (16/10). Persis hanya elit dari Partai Gerindra yang tak hadir. Itu berarti dipastikan Partai Gerindra bukan lagi bagian dari KCM.
elit partai koalisi cirebon maju bertemu azis
Elit partai KCM minus Gerindra bertemu Nasrudin Azis. Foto: Fajri/Rakyat Cirebon 
Dalam pertemuan yang dimulai sekitar pukul 20.30 WIB itu dihadiri Walikota Cirebon, Drs Nasrudin Azis SH, Ketua Fraksi Demokrat, M Handarujati Kalamullah SSos, Ketua DPD PKS, H Karso, Sekretaris DPD PKS, Maman Suparman SPd.

Ketua Bidang Pemenangan Pemilu dan Pilkada (BP3) DPD PKS, Muhamad, pengurus DPW PKS Jawa Barat, Ahmad Azrul Zuniarto SSi Apt‎, Ketua DPD PAN, Dani Mardani SH MH, Sekretaris DPD PAN, H Sumardi, Ketua DPC PKB, Suyogo dan Sekretaris DPC PKB, Gunawan SH.

‎Sekitar pukul 21.50 WIB, Handarujati meninggalkan lokasi pertemuan. Politisi yang akrab disapa Andru itu bergegas ke kantor KPU Kota Cirebon untuk menyerahkan berkas verifikasi DPC Partai Demokrat. Sekitar dua menit berselang, Suyogo juga keluar ruang pertemuan. Pertemuan selesai sekitar pukul 22.10 WIB.

Seusai pertemuan‎, Ketua DPC PKB, Suyogo menyayangkan ketidakhadiran Partai Gerindra dalam pertemuan itu. Padahal, elit Partai Gerindra sendiri menyatakan kesiapan dan sepakat untuk hadir dalam pertemuan 16 Oktober untuk membahas kelanjutan KCM, pascadeklarasi Nasrudin Azis-Eti Herawati oleh DPP Partai Demokrat.

"Waktu pertemuan setelah deklarasi itu (Azis-Eti) sudah disepakati pertemuan lanjutan tanggal 16 Oktober. Saat itu Partai Gerindra juga sepakat untuk bertemu lagi. Tapi sekarang (tadi malam, red) malah tidak hadir," ungkap Suyogo.

Suyogo menegaskan, pihaknya siap kalaupun ada pertemuan lagi bersama lima parpol KCM secara lengkap. Yang pasti, ditegaskan Suyogo, pihaknya akan setia bersama petahana Walikota Azis. "Kalau PKB tetap dengan Partai Demokrat dan Pak Azis. PAN menunggu dua atau tiga hari jawaban pastinya. PKS juga menunggu bertemu dengan Partai Gerindra dulu," tuturnya.

Ketua DPD PAN, Dani Mardani mengatakan, lantaran pertemuan itu minus Partai Gerindra, maka disepakati akan ada pertemuan lanjutan. Tapi belum diputuskan waktunya. "Karena ada salah satu peserta KCM tidak hadir, kita akan pertemuan lagi. Pertemuan malam ini (tadi malam, red) belum memutuskan apapun," katanya.

Dani juga menyayangkan Partai Gerindra tidak hadir. Padahal sebelumnya mereka mengonfirmasi akan hadir. Di sisi lain, Dani mengaku, pihaknya sudah menyampaikan dinamika mengenai deklarasi Azis-Eti kepada DPW PAN Jabar dan DPP PAN. "Kita sudah melapor ke DPW dan DPP. Kita sedang menunggu kepulangan ketua umum. Mudah-mudahan ketika beliau sudah berada di Indonesia, keputusan itu sudah ada," kata Dani.

‎Ketua DPD PKS, H Karso menyampaikan, pihaknya belum mengambil sikap apakah akan bertahan atau angkat kaki dari KCM. Pihaknya sudah berkonsultasi dengan DPW dan DPP, hasilnya DPD diberi kewenangan untuk memutuskan sikap. "Semua diserahkan ke DPD. Tapi kita lihat nanti di pertemuan berikutnya. Yang pasti kita ingin bersama-sama," kata Karso.

Selain itu, Karso juga akan mengomunikasikan dengan Partai Gerindra mengenai pertemuan lanjutan. PKS dan Partai Demokrat akan membangun komunikasi dengan Partai Gerindra. "Saya dengan dari Partai Demokrat akan sampaikan ke Partai Gerindra soal pertemuan lanjutan. Kita harus duduk bersama dulu, apapun keputusannya nanti," kata dia.

Sementara itu, Azis mengaku optimis bahwa KCM bisa bertahan bersama. Hanya saja, dirinya diminta oleh parpol peserta KCM untuk bersama sowan ke pengurus tingkat provinsi dan pusat. Sejauh ini baru PKS yang mengajak Azis safari ke pengurus tingkat provinsi. "Tadi sebetulnya kalau melihat nafasnya, insya Allah KCM bisa bersama-sama. Hanya masih butuh waktu untuk konsultasi dengan DPW dan DPP," katanya. (jri)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Azis: Insya Allah KCM Bisa Bersama"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus