2018 Ruas Jalan Protokol Bebas PKL

KEJAKSAN - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cirebon menegaskan akan terus menindak tegas PKL yang masih bersikeras melakukan aktivitas yang berbenturan dengan peraturan yang ada, terutama di mereka yang berdagang di trotoar-trotoar jalan Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL).
satpol pp kota cirebon terus tertibkan pkl di jalan protokol
Anggota Satpol PP saat menertibkan PKL di jalan Kartini Kota Cirebon. dok. Rakyat Cirebon
Bahkan, SKPD penegak Peraturan Daerah (Perda) tersebut menargetkan, hingga akhir 2017 semua ruas jalan protokol serta KTL steril dari PKL, baik di badan jalan maupun di bagian trotoar.

Hal tersebut sebagaimana ditegaskan oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cirebon, Andi Aramawan saat diwawancarai wartawan koran ini, Senin (30/10).

"Sudah menjadi tugas dan fungsi kami menjaga ketertiban, kami bakal tertibkan PKL yang menggangu ketertiban dan menyalahi aturan tempat berdagang, kita targetkan 2018 tidak ada lagi PKL di ruas jalan protokol," tegas Andi kepada rakcer.

Selama ini, yang menjadi permasalahan krusial adalah bukan pada dagangan yang dijual ataupun izin berdagang, akan tetapi tempat para PKL mangkal, dimana diakui Andi, pihaknya pernah tidak melarang untuk berdagang, namun sangat disayangkan trotoar yang seharusnya menjadi tempat para pejalan kaki dijadikan tempat untuk menjajakan dagangan, dan itu tentu melanggar aturan.

"Kalau kita lihat di kota-kota lain, trotar tidak hanya dinikmati para pejalan kaki normal, bahkan disabiltas juga bisa ikut menikmati fasilitas itu, tapi di kita masih banyak yang dijadikan lapak berdagang, kan itu salah," lanjut Andi.

Lebih lanjut, Andi menuturkan bahwa apa yang dilakukannya pihaknya dengan melakukan berbagai operasi penertiban PKL semata-mata adalah untuk mewujudkan keindahan dan menjaga kebersihan kota, disamping menegakan segala bentuk peraturan yang sudah ditetapkan dalam bentuk Peraturan Daerah (Perda).

"Setiap kami melakukan penertiban, itu adalah upaya kami dalam mewujudkan keadaan yang indah, tertib dan nyaman, jadi bekerjasamalah dengan pihak kami," tutur Andi.

Mengenai penyelesaian dari masalah PKL ini, ditambahkan Andi semua SKPD terkait diharapkan bisa bersinergis, dalam arti setelah ditertibkan, para PKL juga harus diarahkan dan dilakukan pembinaan.

Pasalnya, tidak sedikit oknum PKL nakal yang selalu berkelit saat hendak ditertibkan dan mencari tempat baru, padahal masih tetap saja melanggar aturan.

"Kami sudah sering melakukan penertiban, tentu kelanjutannya juga harus jelas, harus ada pembinaan minilanya oleh SKPD terkait.  PKL ini harus diselesaikan bersama," kata Andi. (sep)

Dapatkan berita terkini:

2 Responses to "2018 Ruas Jalan Protokol Bebas PKL"

  1. Coba cek jalan ariodinoto kesepuhan. Masih lebih cantik dilihat pada tahun sebelum 2000

    BalasHapus
  2. Coba cek jalan ariodinoto. Taman kota yang sebelum tahun 2000 disirami bunga tiap pagi. Saat ini dibuat warungbata sejak taun 2007 dan ga ada tindakan dari pemkot.

    BalasHapus

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus