Pemilik Warung Tidak Tahu Itu Bom Molotov

HARJAMUKTI - Penangkapan IM (38), seorang terduga teroris di sebuah warung di pinggir Bandara Cakrabuana, Penggung kemarin membuat warga sekitar kaget. Pasalnya, terduga bukan orang baru di lingkungan tersebut. 
pemilik warung kaget langgananya ternyata teroris
Pemilik warung kaget langgananya ternyata teroris. Foto: Asep/Rakyat Cirebon
"Nggak nyangka aja, dia itu sering sekali mampir di warung Pak Yaya, saya justru kaget pas kemaren lihat dia dibawa polisi," ungkap Saripudin, ketua RT di TKP yang menyaksikan IM digelandang petugas.

Saripudin juga mengatakan, setahu dirinya IM bekerja di salahsatu perusahaan di Kota Cirebon, namun tetap tinggal di rumahnya di Majalengka. "Saya pernah tanya ke perusahaannya, dia itu PP ke Majalengka, disini tidak ngekos," katanya.

Sementara itu, pemilik warung dimana terduga diamankan, Yaya Sudarya (58) pun tak kalah kaget saat salahsatu langganannya ditangkap petugas kepolisian.

Menurut IM adalah langganan warungnya, yang cenderung pendiam. Sehingga meskipun sebagai langganan, Yaya tidak mengenal lebih jauh sosok IM. "Sudah lama saya kenal, setahun lah, tapi dia pendiam, makannya saya tidak mengenal jauh," ungkap Yaya.

IM, lanjut dia, setiap pagi sebelum berangkat kerja menjual obat selalu sarapan dan nongkrong di warungnya. Saat pulang pun demikian, ia selalu mampir untuk menikmati makan siang di warungnya.

 Pada pagi hari sebelum kejadian penangkapan, Yaya mengaku melihat sebuah botol bekas minuman energi di samping warungnya. Ia tidak menyangka bahwa botol tersebut berisi bensin dan merupakan sebuah bom molotov.

Ia baru tersadar setelah polisi melakukan pemeriksaan dan menemukan lima bom molotov di sekeliling warungnya.

"Saya tidak tahu, baru tahu pas diperiksa polisi, satu botol di pojok  dalam warung, satu lagi di samping, dan tiga lainnya di dalam pagar bandara mas," kata Yaya. (sep)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Pemilik Warung Tidak Tahu Itu Bom Molotov"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus