Golkar Kota Prihatin Muncul Rekomendasi RK-Daniel

CIREBON - Beredarnya rekomendasi yang dikabarkan hoax berisikan penetapan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat dari DPP Partai Golkar untuk Ridwan Kamil dan Daniel Muttaqien berbuntut panjang. Di Kota Cirebon, para kader Beringin menunjukkan sikap protes keras atas hal itu.
golkar kota cirebon pasang bendera setengah tiang
Golkar kota Cirebon pasang bendera setengah tiang. Foto: Fajri/Rakyat Cirebon
Protes keras itu ditunjukkan dengan mengibarkan bendera Partai Golkar setengah tiang.‎ Mereka menolak wacana  rekomendasi RK-Daniel. Secara simbolis, pengibaran bendera Partai Golkar setengah tiang dilakukan saat rapat pleno DPD Partai Golkar Kota Cirebon, di sekretariat partai setempat, Minggu (24/9).

Ketua DPD Partai Golkar Kota Cirebon, Ir Toto Sunanto mengakui, pengibaran bendera setengah tiang dilakukan secara simbolis dalam rapat pleno. Rencananya akan dilakukan secara besar-besaran hari Senin ini. 

Aksi itu dilakukan atas dasar keprihatinan beredarnya rekomendasi hoax RK-Daniel. "Sebagai bentuk keprihatinan, kita akan pasang bendera setengah tiang. Insya Allah besok (hari ini, red). Ini berdasarkan instruksi dari Jabar," ungkap Toto.

Ia menambahkan, ‎selain keprihatinan atas beredarnya rekomendasi hoax, juga untuk menjaga Partai Golkar Kota Cirebon. Beringin kota menginginkan kader internal yang diusung, bukan figur eksternal.‎ "Simbolnya keprihatinan, Save Golkar untuk Jabar dan Kota Cirebon. Menindaklanjuti informasi hoax kemarin," jelasnya.

Toto menegaskan, DPD Partai Golkar Kota Cirebon mendukung Ketua DPD Partai Golkar Jabar, H Dedi Mulyadi SH untuk diusung di Pilgub Jabar 2018, bukan RK maupun Daniel. Hal itu sebagaimana hasil rapat di DPP Partai Golkar 1 Agustus lalu.

"Karena kita berpatokan hasil rapat pleno DPP Partai Golkar tanggal 1 Agustus. Saya juga kebetulan ikut hadir di sana.‎ Kita mendukung Pak Dedi Mulyadi untuk dicalonkan di Pilgub Jabar," terangnya.

Selain itu, lanjut Toto, rapat pleno yang digelar pihaknya juga sebagai salah satu persiapan untuk menghadapi rapat di DPD Partai Golkar Jabar pada Selasa besok. Hasil rapat pleno di tingkat kota akan disampaikan ke Jabar.‎ "Ini juga persiapan untuk rapat di DPD Partai Golkar Jabar hari Selasa," katanya.

Sebelumnya, jagat dunia maya dihebohkan dengan beredarnya surat rekomendasi RK-Daniel. Tapi surat itu disebut-sebut hoax. Pasalnya, tidak mencantumkan tanggal surat, nomor surat dan stempel basah. Walau tertera sudah ditandatangani Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto dan Sekjen, Idrus Marham.

Atas hal itu, Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jabar, MQ Iswara angkat bicara, di salah satu hotel di kawasan Gunungsari. Ia kebetulan tengah berada di Kota Cirebon usai menghadiri acara di kawasan olahraga Bima. Di hadapan sejumlah wartawan, Iswara mengaku, pihaknya belum menerima rekomendasi dari DPP terkait cagub/cawagub yang akan diusung.

“Sampai hari ini (kemarin, red) kami belum menerima surat resminya, terkait penetapan cagub/cawagub dari DPP Partai Golkar. Walau semua tahapan terkait pilkada sudah kami ikuti sesuai dengan Juklak Nomor 6/2016 tentang Pilkada, tapi kami belum mendengar ada keputusan resmi dari DPP Partai Golkar,” ungkapnya.

Ia menambahkan, berkaitan dengan beredarnya foto surat rekomendasi cagub/cawagub Jabar dari DPP Partai Golkar, Iswara mengaku, pihaknya tak bisa memastikan keaslian surat tersebut. Makanya ketika mendapatkan foto tersebut, Iswara memilih tidak menyebarluaskannya.

“Pemerintah mengingatkan terus, jangan ikut menyebarkan hoax. Saya saja tidak menyebarkan foto itu ketika dapat dari grup WhatsApp, karena saya khawatir barangkali menyebarkan informasi hoax. Karena belum ada nomor surat, cap basah, dan tanggal surat,” katanya. 

Senada disampaikan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD Partai Golkar Kota Cirebon, Lili Eliyah SH MM saat jumpa pers bersama Iswara. Pihaknya menegaskan, tetap mendukung DM untuk diusung di Pilgub Jabar 2018.

“Kita tetap mendukung hasil rapat di DPP pada 1 Agustus, yaitu merekomendasikan Pak Dedi sebagai calon gubernur Jabar. Pada prinsipnya, apapun kebijakan DPP, kita sebagai kader wajib mematuhi dan mengamankannya,” katanya.(jri)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Golkar Kota Prihatin Muncul Rekomendasi RK-Daniel"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...