Edi Malu-malu Ditanya Kelanjutan Rencana Duet dengan Petahana

CIREBON – Pergerakan politik sejumlah partai politik di luar komponen Koalisi Cirebon Maju (KCM) – koalisinya petahana walikota – masih zigzag. Mereka masih terus melakukan penjajakan dan membangun komunikasi politik untuk kemungkinan membangun poros koalisi.
PDIP dan Hanura bahas koalisi di Pilwalkot Cirebon. Foto: Ist./Rakyat Cirebon
Seperti dilakukan Partai Hanura Kota Cirebon. Parpol pemilik tiga kursi di DPRD Kota Cirebon itu melakukan komunikasi politik dengan PDI Perjuangan. Sejumlah pengurus DPC Partai Hanura mendatangi DPC PDIP, pada Minggu (3/9) malam.

“DPC Partai Hanura membangun komunikasi politik dengan kita, sekaligus membangun rencana koalisi untuk Pilkada 2018,” ungkap Ketua DPC PDIP Kota Cirebon, Edi Suripno SIP MSi, kemarin.

Secara terbuka kepada sejumlah wartawan, Edi menyampaikan, antara PDIP dengan Partai Hanura kemungkinan besar akan berkoalisi dengan Partai Hanura. Langkah itu sejalan dengan sikap Partai Hanura yang sudah menyatakan mendukung Joko Widodo di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

“Rencananya Partai Hanura dengan kita, dalam pilkada dan pilpres akan sebangun membangun koalisi. Karena seperti diketahui, dalam Rakernas Partai Hanura, sudah menyatakan mendukung Jokowi untuk Pilpres 2019. Makanya sedang dijajaki kemungkinan ke arah koalisi di pilkada,” tuturnya.

Tak hanya Partai Hanura, sambung Edi, Partai Golkar juga hampir pasti akan berkoalisi dengan “banteng moncong putih” di Pilwalkot Cirebon 2018. Terlebih, DPD Partai Golkar Jabar sudah menginstruksikan kepada semua daerah di Jabar untuk berkoalisi dengan PDIP. “Partai Golkar hampir pasti dengan kita,” katanya.

Namun demikian, politisi yang juga ketua DPRD Kota Cirebon itu masih malu-malu saat ditanya soal kelanjutan rencana dirinya berduet dengan petahana Walikota Cirebon, Drs Nasrudin Azis SH, sebagaimana ramai diperbincangkan belum lama ini. Ia hanya tersenyum dan memilih menjelaskan mengenai tahap rekomendasi dan koalisi.

“Kita masih menunggu. Followup-nya setelah rekomendasi, kemudian memastikan koalisi. Sehingga tidak kaget (rekomendasi dulu, baru koalisi) dan kita bertekad pada poros itu,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris DPC Partai Hanura, Drs Yayan Sopyan mengaku, kedatangan pihaknya ke DPC PDIP untuk bersilaturahmi, terlebih setelah lebaran Iduladha.

“Memang kita silaturahmi ke PDIP. Seperti halnya komunikasi politik dengan partai lain dan ini sudah kita rencanakan. Nanti giliran ke partai lain juga,” katanya.

Disinggung mengenai kemungkinan berkoalisi dengan PDIP, Yayan menegaskan, belum ada arah ke sana. Karena baik Partai Hanura maupun PDIP masih menunggu instruksi dari DPP masing-masing.

“Belum ada pembicaraan arah koalisi. Kita sama-sama masih menunggu arahan atau instruksi dari pusat,” katanya. (jri)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Edi Malu-malu Ditanya Kelanjutan Rencana Duet dengan Petahana "

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...