Bangkai Mobil Mewah Masih di TKP

CIREBON – Sehari pascakebakaran hebat yang melanda sejumlah rumah dan toko (ruko) di Jalan pekiringan, masih banyak warga yang sengaja datang untuk melihat lokasi kejadian. Di sisi lain, pemilik ruko yang ikut terbakar tapi tidak parah, mulai membersihkan puing bangunan yang terbakar.
bangkai mobil mewah di bekas kebakaran
Bangkai mobil mewah masih di TKP  kebakaran. Foto: Fajri/Rakyat Cirebon
Mereka memindahkan puing-puing yang terlihat gosong ke mobil bak terbuka untuk selanjutnya dibuang. Ada juga tetangga di ruko yang ludes terbakar, tengah membersihkan lantai yang kotor akibat cipratan air pemadam kebakaran. Selain, di lokasi ruko yang ludes juga terpasang garis polisi.
“Ini beruntung hanya kena sedikit. Jadi sedang kita bersihkan puing-puingnya untuk dibuang,” kata seorang warga di dekat lokasi kejadian, kemarin sore. Ia menolak menyebutkan identitasnya.
Di bagian belakang bangunan yang hangus, terlihat empat unit bangkai mobil mewah yang ikut terbakar dalam insiden nahas itu. Bahkan, bangkai mobil itu juga dikelilingi garis polisi, di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Dipicu kencangnya pemberitaan di sosial media maupun media mainstream seputar kebakaran hebat tersebut, banyak warga yang sengaja datang ke sana untuk melihat langsung dari dekat, sisa-sisa kebakaran. Tak sedikit juga justru mereka ber-swafoto di depan lokasi kejadian.
“Tadi lewat ke sini. Sengaja berhenti, karena penasaran lihat di facebook kebakarannya besar sekali,” kata Siti Sa’adah, seorang pengguna jalan yang menyempatkan swafoto di depan lokasi kejadian.
Sementara itu, rasa syukur tak bisa ditutupi pemilik Bilgym, Lo Siang Lan. Betapa tidak, insiden mengerikan itu telah meluluh lantakan sejumlah ruko di dekat ruko miliknya. Dia beruntung, ruko miliknya yang juga fitnes centre Bilgym tidak ikut terbakat. “Bersyukur tidak ikut terbakar,” ungkap wanita yang akrab disapa Bu Alan itu.
Ia menceritakan, sekitar pukul 4.00 Minggu (10/9) pagi, dirinya terbangun dari tidur karena bau asap menyengat masuk ke dalam rumahnya di lantai dua ruko itu. Saat itu ia bersama sang suami dan kedua cucunya. “Saya bangunkan bapak (suaminya, red), saya bilang banyak asap,” kata Bu Alan.
Spontan, dia membuka jendela di bagian kamarnya. Betapa terkejutnya, mata yang masih mengantuk melihat api berkobar tinggi persis di samping rumahnya. Bahkan, dikatakan Bu Alan, beberapa pohon ikut terbakar. “Pohon mangga di samping rumah persis itu sudah api semua, besar sekali,” katanya.
Melihat kebakaran, ia bersama suami bergegas membangunkan kedua cucunya yang sedang terlelap tidur. Kemudian membawa mereka keluar ruko. Kedua cucunya itu, oleh Bu Alan, dititipkan ke tetangganya yang aman dari kobaran api, tak jauh dari Bilgym.

“Saya sempatkan masuk untuk mengamankan surat-surat berharga. Selebihnya, saya pasrah serahkan kepada Tuhan. Karena saya pikir akan terbakar juga, melihat api begitu besar di belakang dan samping rumah,” tuturnya.

Namun takdir berkata lain. Ia lebih beruntung. Bangunan rukonya hanya dikepung asap. Sedangkan api tidak sampai melalapnya. Walau Bu Alan sendiri merasakan, dinding rumahnya begitu panas.

“Saya persilakan petugas damkar untuk masuk ke sini untuk memadamkan api di sebelah, dari jendela rumah saya. Bersyukur Tuhan masih memberi keselamatan kepada saya dan keluarga,” katanya. (jri)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Bangkai Mobil Mewah Masih di TKP"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...