Agung Laksono Bisa Jadi Penentu, Golkar Jabar Inginkan Koalisi dengan PDIP

CIREBON – DPD Partai Golkar Jawa Barat sudah menyampaikan laporan ke DPP Partai Golkar mengenai penjaringan bakal calon walikota (bacawalkot) Cirebon. Sudah ada tiga nama yang disampaikan ke DPP, yakni Ketua Bappilu DPD Partai Golkar yang juga Wakil Ketua DPRD, Lili Eliyah SH MM, Ketua DPD Partai Golkar, Ir Toto Sunanto dan figur eksternal, Effendi Edo SAP.
dpp golkar siapkan tiga cagub jabar
MQ Iswara dan Lili Eliyah beri keterangan pers soal pilgub Jabar. Foto: Fajri/Rakat Cirebon 
Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jabar, MQ Iswara, di hadapan sejumlah awak media, di salah satu hotel di Gunungsari, Jumat (22/9). “Tiga nama yakni Lili Eliyah, Toto Sunanto dan Effendi Edo sudah disampaikan ke DPP,” ungkap Iswara.
Ia menambahkan, tiga nama itu masih digodok di DPP, belum diputuskan oleh Tim Pilkada di DPP siapa yang akan direkomendasi. Pihaknya sejauh ini masih menunggu terbitnya keputusan dari DPP, meski diperkirakan tidak lama lagi rekomendasi akan diterbitkan.

“Kita menunggu juga arahan dari DPP seperti apa. Mungkin dalam waktu yang tidak terlalu lama (rekomendasi terbit). Karena kami sudah rapat dan menyampaikan ke DPP dan tiga nama itu sudah dikirim ke DPP,” ujarnya.

Iswara menyampaikan, pihaknya sudah beberapa kali melakukan survei di Kota Cirebon. Hasilnya masih dirahasiakan. Tapi ada salah satu pertimbangan yang bisa menentukan rekomendasi jatuh ke tangan siapa, yaitu Ketua Dewan Pakar DPP Partai Golkar, Agung Laksono. Ia putera daerah Cirebon.

“Posisi calon walikota atau wakil walikota belum diputuskan. Tapi memang untuk kota dan Kabupaten Cirebon, di DPP ada Pak Agung Laksono. Beliau secara khusus mengamati betul,” katanya.

Selain itu, Iswara menuturkan, DPD Partai Golkar Jabar sudah menyatakan sikap akan berkoalisi dengan PDI Perjuangan dan Partai Hanura untuk menghadapi Pilgub Jabar 2018. Turunan dari keputusan itu, Partai Golkar di daerah se-Jabar yang mengikuti pilkada serentak tahun depan, agar mengikuti arah koalisi tersebut.

“Di dalam koalisi itu, kami sepakat akan mencoba mengawinkan kader-kader kami di 16 pilkada se-Jabar. Kalau tidak bisa semua, ya mayoritas berkoalisi dengan PDI Perjuangan begitu. Sejauh ini baru 7 daerah yang sudah bersepakat di Jabar,” kata dia.

Sementara itu, di internal Partai Golkar Kota Cirebon sendiri santer tersiar kabar, bahwa yang akan direkomendasi adalah Lili Eliyah. Kabarnya, Lili sudah dipanggil ke DPP Partai Golkar dan intens komunikasi dengan elit baik di DPP maupun DPD Jabar.

Saat dikonfirmasi, Lili enggan berkomentar banyak soal kabar itu. Dirinya akan menaati semua kebijakan yang dikeluarkan DPP Partai Golkar maupun DPD Partai Golkar Jabar. “Kita akan fatsun apapun keputusannya nanti. Misalnya soal koalisi dengan PDI Perjuangan, kita sudah jajaki komunikasi di sini sejak beberapa waktu yang lalu,” katanya. (jri)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Agung Laksono Bisa Jadi Penentu, Golkar Jabar Inginkan Koalisi dengan PDIP"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus