Ungkit Pilwalkot 2013, Loyalis Bamunas Jadi Panas

loyalis bamunas achmad sofyan kritik kader golkar kota cirebon
Oki (kiri) bersama Achmad Sofyan. dok. Rakyat Cirebon
CIREBON – Kritik pedas dari Sekretaris Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPD Partai Golkar Kota Cirebon, Saut Pasaribu mengenai kesepakatan yang dibangun ketua DPD Partai Golkar bersama Partai Hanura dan PPP mendukung H Bamunas S Boediman MBA, mendapat perlawanan dari loyalis bos Grage Group itu.
Loyalis Bamunas, Achmad Sofyan mempertanyakan sikap Saut yang justru melontarkan kritik pedas terhadap langkah ketua partainya usai menyepakati dukungan untuk Bamunas bersama Partai Hanura dan PPP.

“Bang Saut Pasaribu, sekretaris Bapilu Golkar Kota Cirebon kemana saja? Apakah ketua DPD Golkar Kota Cirebon one man show? Apakah Bang Saut tidak fokus di partai atau lebih fokus ke KONI Kota Cirebon?” ungkap Sofyan, Kamis (10/8) kemarin.

Ia menegaskan, Bamunas kini berstatus sebagai bakal calon walikota (bacawalkot) dari PDI Perjuangan. Sofyan menyatakan, pebisnis yang pernah menjadi kontestan di Pilwalkot 2013 itu ingin mencalonkan di Pilwalkot 2018 melalui PDIP.

“Bang Saut tidak baca UU tentang Pilkada dan kurang silaturahmi? Pak Bamunas atau Bang Oki daftar sebagai bacawalkot Cirebon untuk pilkada tahun 2018 via DPC PDIP Kota Cirebon,” ujarnya.

Menurut Sofyan, yang dilakukan ketua DPD Partai Golkar bersama Partai Hanura dan PPP bersifat sebatas penjajakan atau silaturahmi. Seperti halnya Koalisi Cirebon Maju (KCM) yang digawangi Partai Demokrat, PKS dan PKB.

“Nanti siapa E1-nya, siapa E2-nya yang menentukan ketua umum partainya. Dari KCM kan belum tentu Pak Nasrudin Azis sebagai E1-nya. Apalagi DPC Partai Gerinda dan DPD PAN Kota Cirebon akan merapat ke KCM,” tuturnya.

Sikap sekretaris Bapilu DPD Partai Golkar itu, menurut Sofyan, harus menjadi peringatan bagi Bamunas. Sofyan yang juga mantan ketua Bapilu DPC Partai Demokrat di era Pilwalkot 2013 itu membeberkan, pada saat pemenangan Drs Ano Sutrisno MM (alm) dan Drs Nasrudin Azis SH di Pilwalkot 2013, Partai Golkar tidak maksimal.

“Ini warning untuk Bang Oki di pilkada Kota Cirebon tahun 2013, DPD Partai Golkar kota tidak maksimal mendukung pasangan Ano-Azis. Yang maksimal itu dari DPC Partai Demokrat, Pro Perubahan dan elemen masyarakat,” jelasnya.

Untuk itu, Sofyan mengatakan, pihaknya akan tetap menunggu rekomendasi dari ketua umum partai masing-masing yang sudah bersepakat dukung Bamunas. Selain itu, ia juga berterimakasih kepada Saut, karena telah mengingatkan pihaknya dan Bamunas secara pribadi.

“Terimakasih Bang Saut telah mengingatkan kita, bahwa Bang Oki jangan sampai dibuayain oleh DPD Partai Golkar Kota Cirebon,” katanya.

Sebelumnya, Saut menyatakan, pihaknya tersinggung dengan langkah yang diambil Ketua DPD Partai Golkar, Ir Toto Sunanto yang menandatangani kesepakatan bersama Partai Hanura dan PPP untuk mendukung Bamunas di Pilwalkot 2018 mendatang. 

Menurutnya, langkah itu penghinaan terhadap Partai Golkar yang tengah berproses dalam penjaringan bacawalkot.

“Sangat disayangkan. Oki (sapaan akrab Bamunas, red) itu partainya dari mana? Ketika dulu dijaring dalam penjaringan di Partai Golkar kan tidak mau. Kenapa sekarang didukung? Ini penghinaan terhadap Partai Golkar. Saya tidak menghendaki seperti itu,” tuturnya dengan nada tinggi.

Selain itu, Saut juga tak akan menerima, bila Partai Golkar hanya dijadikan kendaraan politik tanpa mengusung kader di Pilwalkot 2018 mendatang. Hal itu seiring wacana yang kian santer, bahwa koalisi 432 akan mengusung Bamunas dan Ketua DPC Partai Hanura, Een Rusmiyati SE.

“Kalau Partai Golkar hanya menjadi kendaraan, ya maaf-maaf saja. Jangan sampai Partai Golkar dibuayain. Partai ini pemenang kedua pemilu, artinya partai yang besar,” katanya. (jri)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to " Ungkit Pilwalkot 2013, Loyalis Bamunas Jadi Panas"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...