Panwaslu Diguyur Anggaran Rp6 Miliar

KUNINGAN – Usai dilantik pekan lalu, Panitia pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Kuningan, langsung bergerak cepat. Salah satunya adalah melakukan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dengan Pemda Kuningan, Rabu (30/8) di ruangan Sekretaris daerah.
anggaran panwaslu disetujui pemda kuningan
Panwaslu bertemu Bupati Kuningan Acep Purnama. Foto: Aleh/Rakyat Cirebon
NPHD ditandatangani Bupati Kuningan Acep Purnama dan Ketua Panwas terpilih Jubaedi. Hibah daerah untuk operasionalisasi Pilkada Pilgub dan pileg serta pilpres ini sebesar Rp6 miliar.

“Anggaran yang dialokasikan pihak Bawaslu provinsi mencapai Rp13 miliar, tapi yang disetujui pihak pemda kabupaten kuningan hanya 6 Millar," ujar Jubaedi ketua panwas kabupaten kuningan.

Dana sebesar itu ujar jubaedi akan dipergunakan untuk kegiatan pilkada, pilgub, pileg hingga pilpres pada tahun 2019. 

Dana tersebut akan cair secara bertahap dan akan digunakan untuk kegiatan Panwaslu Kabupaten Kuningan.

"Sekarang pengawas pemilu jumlahnya lebih dari 2 ribu orang. Karena tiap TPS ada pengawas. Berbeda dengan tahun sebelumnya," tambah Jubaedi.

Selain dihadiri oleh jubaedi, penandatanagan NPHD juga dihadiri oleh sekretaris daerah Yosep Setiawan, dua komisioner lainnya Ondin Sutarman dan Abdul Jalil Hermawan dan Kabag Tapem Dudi.

“Saya meminta kepada teman-teman wartawan untuk menjalin kemitraan dengan Panwaslu, dalam menciptakan Pilkada yang bersih dan berkualitas,” tutur Jubaedi kepada awak media.

Sementara itu bupati kuningan Acep Purnama usai penandatanganan berpesan agar dana hibah dipergunakan secara bertanggung jawab. "Semoga dana hibah ini, bisa dipergunakan sebaik mungkin dan bertanggung jawab. Pelaporan dananya juga saya harap berakhir dengan baik," pinta Acep.

Pada kesempatan yang dama Acep juga mengharapkan Panwas selama bertugas terua berkordinasi dengan berbagai pihak. "Semoga pemilu kali ini menjadi pemilu yg demonratis dan berkualitas. Kordinasi dengan pihak lain akan membantu tercapainya pemilu berkwalitas, " papar Acep.

Selanjutnya usai penandatanganan NPHD, Panwas kabupaten akan langsung bekerja. Pada awal september akan dimulai perekrutan panwas kecamatan sebanyak 96 orang. "Setiap kecamatan tiga orang, bagi warga Kuningan yang berminat silahkan untuk mendaftar," imbuh jubaedi. (ale)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Panwaslu Diguyur Anggaran Rp6 Miliar"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus