Eeng: Doakan Saya Jadi Pemimpin Amanah

CIREBON – Penolakan yang disampaikan parpol peserta Koalisi Cirebon Maju (KCM) terhadap Partai Nasdem, ditanggapi santai Ketua DPD Partai Nasdem, Dra Hj Eti Herawati. 
nasdem cuekin penolakan kcm di pilwalkot cirebon
Eti Herawati (kiri) tertawa lepas bersama Lili Eliyah. Foto: Fajri/Rakyat Cirebon
Menurutnya, sikap politik masing-masing parpol harus tetap dihormati. Terlebih mendekati pelaksanaan Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Cirebon 2018.

“Itu (penolakan, red) wajar saja. Apapun yang jadi dinamika politik, hal biasa dalam konteks pilkada. Saya yakin semua untuk kebaikan maksudnya,” ungkap politisi yang akrab disapa Eeng Charli itu, kemarin (25/8), ditemui di gedung dewan.

Menurut Eeng, munculnya wacana penolakan terhadap Partai Nasdem untuk bergabung dengan poros koalisi petahana merupakan dinamika politik yang biasa terjadi. “Dinamika politik yang luar biasa, saya kira wajar. Ini langkah-langkah yang memang harus dilalui,” katanya.

Eeng berharap, dirinya bisa menjadi salah satu kontestan dalam pilwalkot tahun depan, baik itu di posisi calon walikota maupun wakil walikota. Begitu juga dengan arah koalisi, dengan siapapun nanti, Partai Nasdem saat ini belum bisa memastikan.

“Mudah-mudahan di Pilwalkot 2018 saya ada di dalamnya menjadi kontestan. Berkoalisi dengan siapa dan bagaimana itu lihat nanti. Karena pendaftaran (calon ke KPU) juga masih di awal tahun depan,” ujarnya.

Di sisa waktu sebelum dibukanya pendaftaran di KPU, kata Eeng, pihaknya terus melakukan komunikasi politik hampir dengan semua parpol. Di samping itu, Partai Nasdem juga terus memanaskan mesin politik, agar siap digeber pada saat pilwalkot.

“Komunikasi politik sangat masif, karena politisi wajib di ranah itu. Minimal untuk merapatkan barisan dan melakukan langkah berkoordinasi, juga menyiapkan struktur partai dengan baik,” tuturnya.

Menurut Eeng, baik dirinya menjadi calon walikota maupun wakil walikota nantinya, yang pasti ia akan berusaha maksimal dan memberi kontribusi besar bagi pasangannya untuk bisa menang. “Saya tidak akan mengecewakan pasangan saya,” kata politisi yang juga wakil ketua DPRD Kota Cirebon itu.

Dalam kesempatan itu, Eeng juga meminta doa kepada masyarakat Kota Cirebon untuk dirinya kelak bisa menjadi pemimpin yang amanah dan mampu menjalankan tugas dengan baik. 

“Doakan saya jadi pemimpin amanah dan mencintai masyarakat Kota Cirebon. Menjadi ibunya Kota Cirebon,” ujarnya.

Eeng menegaskan, dalam waktu dekat Partai Nasdem akan mengambil sikap pasti mengenai langkah politik menuju Pilwalkot 2018. Ia menyebutkan, pihaknya sudah memiliki kalkulasi politik matang untuk menang. Maka dari itu, ditegaskan Eeng, Partai Nasdem akan mengusung calon, tidak hanya jadi parpol pendukung.

“Di sisa waktu ini saya akan menyampaikan sikap pasti. Setiap partai punya kalkulasi. Yang pasti Partai Nasdem akan mengusung, bukan hanya mendukung. Dan saya yakin kereta (koalisi) akan menunggu saya,” katanya.

Sebelumnya, Ketua DPC Partai Gerindra, H Eman Sulaeman menyatakan, KCM masih membuka pintu bagi parpol lain untuk bergabung. Tapi lagi-lagi, pihaknya akan mempertimbangkan menerima atau tidak parpol tersebut dari peta politik di level pusat.

“‎Kalau bertambah parpolnya, tidak masalah. Tapi kita juga harus lihat, tahun depan pilkada serentak sama pilgub juga. Jadi harus dilihat irisan di pusat dan Jabar juga,” katanya. (jri)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Eeng: Doakan Saya Jadi Pemimpin Amanah"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus