Dulu Nolak Oki, Sekarang Malah Ingin Dukung

CIREBON – Pasca pencoretan nama Effendi Edo SAP oleh DPD Partai Golkar dari daftar nama bakal calon walikota (bacawalkot), internal Partai Golkar Kota Cirebon makin gaduh. Antar kader Partai Golkar saling serang, saling menuding, terutama berkaitan langkah politik parpol itu dalam menghadapi Pilwalkot 2018.
jelang pilwalkot cirebon internal golkar makin gaduh
Herawan Effendi. dok. Rakyat Cirebon
“Informasi yang menyebutkan Effendi Edo mendaftar ke Partai Hanura, sudah kami (Soksi, red) terima. Sehubungan dengan hal  tersebut, saya sudah minta klarifikasi ke Effendi Edo, tapi beliau nanti menjelaskan langsung ketika di Cirebon,” ungkap Sekretaris Soksi Kota Cirebon, Herawan Effendi, kemarin.

Adapun pernyataan salah satu pengurus DPD Partai Golkar Kota Cirebon yang menyebutkan, daftarnya Edo ke Partai Hanura sebagai bentuk sikap plin-plan, kata Herawan, Soksi menghormati dan sangat memaklumi pernyataan tersebut. “Kalau Effendi Edo dituding plin-plan, sikap yang sama (plin-plan, red) juga bisa dituduhkan ke DPD Partai Golkar Kota Cirebon,” katanya.

Hal itu, kata dia, sebagaimana saat dalam penjaringan bacawalkot oleh DPD Partai Golkar Kota Cirebon, pada saat itu dari semua komponen yang menghadiri rapat pleno diperluas untuk mengusulkan bacawalkot, hanya Soksi yang mengusung Bamunas Setiawan Boediman atau akrab disapa Oki sebagai bacawalkot dan Edo sebagai wakil walikota.

“Yang lain tidak ada satupun yang mengusungnya. Bahkan oleh DPD Partai Golkar Kota Cirebon, nama Oki tidak dikirim ke DPD Partai Golkar Jabar, dengan alasan karena Oki daftar ke PDIP,” jelasnya.

Namun dalam perjalanannya, sambung Herawan, DPD Partai Golkar Kota Cirebon melalui ketuanya, justru balik mendukung Oki melalui kesepakatan koalisi 432 antara Partai Golkar, Partai Hanura dan PPP. “Langkah yang dilakukan oleh DPD Partai Golkar Kota Cirebon yang berubah, dari tidak menjaring menjadi mendukung, itu juga jelas sikap yang plin-plan,” katanya.

Ia menyayangkan atas hal tersebut. Pihaknya sangat menyayangkan sikap Partai Golkar yang tidak konsisten. 

Ketika usai penjaringan, elemen-elemen Partai Golkar Kota Cirebon dengan tegas menolak, kalau bacawalkot yang direkomendasi oleh DPP adalah figur dari eksternal Partai Golkar. “Artinya mereka menolak Oki dan Edo,” kata dia.

Penolakan itu, khususnya terhadap Edo, semakin menjadi ketika diketahui Edo mendaftar ke Partai Hanura di tingkat DPD Jabar. “Saya  sudah sampaikan ke Edo secara langsung, bahwa pasti informasi tersebut akan dijadikan senjata oleh yang tidak suka kepada Edo untuk menyerangnya,” tuturnya.

Terpisah, Sekretaris DPD Partai Golkar Kota Cirebon, Kurnia Rustandi mengatakan, berdasarkan verifikasi tim Bappilu saat datang ke posko Effendi Edo beberapa waktu lalu, mengharuskan Edo tandatangan pernyataan kesiapan ikut penjaringan.

”Disampaikan oleh ketua Bappilu, kalau sudah daftar ke Partai Golkar, tidak boleh daftar ke partai lain. Kalau melanggar maka gugur dengan sendirinya. Itu juga tertuang dalam surat pernyataan,” katanya, saat ditemui di kompleks Masjid Raya Attaqwa.

Sebelumnya, karena diketahui mendaftar ke DPD Partai Hanura Jabar sebagai bacawalkot Cirebon, Edo akhirnya dicoret dari daftar bacawalkot DPD Partai Golkar Kota Cirebon. Ia dituding melanggar kesepakatan yang sudah ditandatanganinya sendiri.

Wakil Ketua Bidang Kominfo dan Opini Publik DPD Partai Golkar Kota Cirebon, Iwan Yohana mengungkapkan, belum lama ini pihaknya mendapati informasi dan bukti bahwa Edo telah mendaftarkan diri ikut dalam penjaringan bacawalkot di Partai Hanura, masuk melalui DPD Partai Hanura Jabar.

“Kami mendapatkan data dan informasi, yang bersangkutan ikut kompetisi dengan mendaftarkan diri di Partai Hanura Jawa Barat,” ujarnya.

Dengan begitu, lanjut Iwan, dengan telah mendaftarnya Edo dalam penjaringan bacawalkot di Partai Hanura, maka status dia sebagai bacawalkot di Partai Golkar telah gugur.

“Menurut pendapat kami, ini dipastikan, karena mengingkari dari perjanjian di Bappilu, maka saudara Edo ini telah mengundurkan diri. Dinyatakan gugur dari proses penjaringan internal Partai Golkar,” katanya. (jri)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Dulu Nolak Oki, Sekarang Malah Ingin Dukung "

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...