Driver Online Masih Beroperasi

KEJAKSAN - Kerasnya penolakan para sopir angkutan kota yang ada di Kota Cirebon terhadap operasional transportasi online. Bahkan, sampai terjadi hal-hal seperti penghadangan dan pemukulan sopir taksi online akhirnya direspon para drivernya.
driver transportasi online menolak penghadangan sopir angkot
Jubir pekerja transportasi online Kota Cirebon Ivan beri keterangan pers. Foto: Asep/Rakyat Cirebon 
Pada Rabu malam, ratusan pengemudi transportasi online, baik roda dua maupun roda empat berkumpul dan memadati sepanjang jalan Siliwangi. Mereka mengadakan pertemuan untuk menyatakan sikap terhadap penolakan keras yang disuarakan oleh para pengemudi transportasi konvensional.

Setelah sekitar dua jam melakukan pertemuan di salahsatu cafe di jalan Siliwangi, diikuti ratusan driver yang ikut mengawal pertemuan tersebut, akhirnya salahsatu perwakilan para driver yang menamakan diri sebagai Perkumpulan Pekerja Transportasi Online pun bersedia memberikan keterangan dihadapan awak media.

Juru Bicara Perkumpulan Pekerja Transportasi Online Kota Cirebon, Ivan menyatakan bahwa dari pertemuan perwakilan driver dari semua jenis transportasi online telah menyepakati beberapa kesepakatan dan telah satu suara.

Salahsatunya, dikatakan Ivan pihaknya akan tetap menjaga kondusifitas Kota Cirebon, sehingga dari semua hal yang telah terjadi, termasuk pemukulan driver taksi online oleh para sopir angkot, ia memastikan tidak akan ada aksi balasan terhadap transportasi konvensional.

"Didalam tadi kita sudah satu suara, kita tidak akan melakukan aksi pembalasan, kita akan tetap menjaga Kota Cirebon tetap kondusif," ungkap Ivan saat diwawancarai sejumlah awak media.

Namun demikian, meskipun sebelumnya Walikota Cirebon telah menyatakan agar Transportasi Online di stop beroperasi di Kota Cirebon, Ivan menegaskan bahwa semua driver akan tetap beroperasi, sedangkan mengenai perizinan, ia mengatakan itu bukan kewenangan dari pihak driver, akan tetapi perusahaan yang menaungi pekerjaan mereka. 

"Kita akan tetap beroperasi sampai regulasi dari Dishub Jawa Barat turun. Kalau izin itu bukan urusan kita mas, kita hanya user, pelaku di lapangan," tegas Ivan.

Dalam waktu dekat, ditambahkan dia, pihaknya juga akan melayangkan surat kepada Dinas Perhubungan Kota Cirebon untuk bisa memfasilitasi mereka bisa bertemu dan audiensi dengan Pemkot dan DPRD. 

Pasalnya, selama ini mereka merasa tidak berimbang karena pihak transportasi online tidak pernah dilibatkan. "Kita akan mengirim surat ke Dishub, kita ingin bertemu dengan dewan dan pemkot, selama ini kan kami rasa kurang berimbang mas," kata dia. (sep)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Driver Online Masih Beroperasi"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...