DPC PDIP Masih Tunggu Keputusan Resmi DPP

SUMBER - Dewan Pengurus Cabang (DPC) PDI Perjuangan masih tunggu rekomendasi calon wakil bupati Cirebon pengganti H Tasiya Soemadi Algotas.
dpc pdip kabupaten cirebon sebut rekomendasi kewengan dpp
Edi Mustofa. dok. Rakyat Cirebon
"Kalau ada informasi rekom sudah turun itu hoax. Karena kami juga masih menunggu rekom dari DPP," tutur Sekretaris DPC PDIP, Edi Mustofa, Rabu (2/8).

Dikatakan, kaitan rekom merupakan kewenangan DPP. Sehingga pihaknya tidak dapat menentukan kapan rekom akan turun. Namun jika melihat aturan, harusnya rekom turun di bulan ini.

"Ya kan batas waktu kan sampai bulan depan. Jadi kemungkinan bulan ini sudah ada rekom," sambungnya.

Lebih lanjut Edi mengatakan, siapapun yang akan direkom DPP, pihaknya wajib mengamankannya. Meski demikian pihaknya berharap DPP mampu melihat dan mendengar apa yang menjadi aspirasi masyarakat khususnya kader internal partai banteng moncong putih itu.

"Mudah-mudahan DPP memahami apa yang dibutuhkan. Intinya kami menginginkan yang terbaik," ucapnya.

Edi juga mengaku bahwa panitia pemilihan (panlih) sudah dua kali melayangkan surat ke DPC. Karena belum ada rekom ia tidak mampu berbuat apa-apa.

"Isu di lapangan mengenai siapa yang akan direkom saya juga denger. Ya bisa benar dan salah. Kita belum bisa pastikan siapa yang dapat rekom," tandasnya.

Sementara itu Ketua Panlih wakil Bupati Cirebon, Rudiana mengaku sudah melayangkan surat ke DPC PDIP. "Kami sudah melayangkan surat minta kejelasan kapan rekom turun," tutur Rudiana.

Sejauh ini, kata Rudiana, pihaknya sudah siap melaksanakan proses pengisian jabatan wabup. Pasalnya pihaknya sudah beberapa kali menggelar rapat dan menyiapkan segala sesuatunya.

"Kita sudah studi banding ke Kuningan. Kita juga sudah siapkan tahapan-tahapan yang akan dilakukan. Tapi kami masih harus menunggu kejelasan kapan rekom turun. Kami sih berharap dalam waktu dekat ini sudah ada," imbuhnya. (ari)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "DPC PDIP Masih Tunggu Keputusan Resmi DPP"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...