Debu Batubara Masih Ganggu Warga, KSOP Siap Tutup Total

LEMAHWUNGKUK - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Cirebon telah menyampaikan keluhan debu kepada para pengusaha.
ksop cirebon sampaikan keluhan warga ke pengusaha batubara
Revolindo. Foto: Asep/Rakyat Cirebon
Hal tersebut mengenai keluhan masyarakat sekitar pelabuhan yang hingga saat ini terus mengeluhkan sampainya debu batu bara ke pemukiman dan rumah-rumah warga. Meskipun keluhan tersebut belum disampaikan secara resmi melalui jalur adminiatratif.

Kepala KSOP kelas II Cirebon Revolindo SH mengatakan, jika pihaknya sudah menegur para pengusaha batubara agar debu batubara jangan sampai merugikan masyarakat sekitar pelabuhan cirebon.

"Keluhan masyarakat ini sudah kita sampaikan kepada para pengusaha dan mereka sudah respon, responnya positif dan sekarang sedang diatasi," ungkapnya.

Untuk menindaklanjutinya, kata dia, setelah keluhan tersebut direspon para pengusaha melalui PT Pelindo, pihak KSOP akan terus melakukan monitoring dari upaya-upaya yang dilakukan para pengusaha untuk membersihkan debu yang dikeluhkan warga dan dalam monitoring yang dilakukan, KSOP akan tetap berkoordinasi dengan pemerintah Kota Cirebon.

"Kami monitor terus, sampai dimana keseriusan mereka, kalau kira-kira langkah yang mereka ambil tidak efektif kita akan tegas," ungkapnya.

Diakuinya, untuk mengumpulkan para pengusaha batu bara memang bukan hal yang mudah. Pasalnya, orang-orang di lapangan kebanyakan bukanlah pemimpin perusahaan yang bisa mengambil kebijakan.

Namun demikian, jika permintaan dari KSOP tetap tidak diindahkan, bukan tidak mungkin ancaman tutup total akan dilayangkan pihak KSOP.

"Untuk mengumpulkan para pengusaha juga cukup sulit, karena tidak semua ada di Cirebon. Secepatnya lah. Saya janji secepatnya akan kami panggil dan evaluasi," ujarnya. 

Jika memang di lapangan tidak ada perubahan, bukan tidak mungkin pihak KSOP akan langsung mengambil langkah tegas dengan melakukan penutupan, karena dalam hal ini memang KSOP memiliki kewenangan penuh. 

"Kewenangan untuk menutup aktifitas bongkar muat memang di kami, kalau tetap bandel ya kita tutup lah, untuk apa kalau kegiatan itu mengganggu masyarakat kan, Itu kan kegiatan ekonomi, jadi harus bermanfaat dan tidak berdampak negatif," kata dia. (sep) 

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Debu Batubara Masih Ganggu Warga, KSOP Siap Tutup Total"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus