Cuaca Panas, Warga Urug Masjid Malam Hari

SUMBERJAYA – Warga blok Kamuning Desa/Kecamatan Sumberjaya kabupaten Majalengka terpaksa mengurug perluasan masjid Al Falah di malam hari. Hal ini disebabkan warga tak kuat gotong royong disengat cuaca panas di siang hari.
warga mulai kesulitan aktivitas saat musim kemarau
Warga Sumberjaya urug masjid malam hari. Foto: Herik/Rakyat Cirebon
Ketua DKM Masjid Al Falah H Junaedi mengatakan, karena siang hari cuaca sangat panas, maka pekerjaan mengurug tanah dilakukan malam hari. "Apalagi, warga di siang hari sibuk kerja. Maka malamnya digunakan gotong royong," ungkapnya.

Selain itu, pria yang akrab disapa Edi ini  juga menambahkan, ada sejumlah donatur yang menyumbang, namun jika tanpa kekompakan warga khususnya yang berada di Kamuning, anggaran yang ada tentu saja belum bisa digerakkan secara maksimal.

"Alhamdulillah, kami sepakat untuk menggunakan anggaran yang ada, meski tidak besar tapi cukup. Dan kami kompak untuk membangunnya, menyelamatkan masjid serta membuatnya lebih luas," imbuhnya.

Hal senada diungkapkan warga setempat yang ikut gotong royong, Feri. Menuurtnya, mengurug tanah wakaf di masjid Al Falah Kamuning telah dikerjakan sepuluh hari. 

Rata-rata dikerjakan setelah shalat Isya. Mengingat jika dikerjakan siang hari, cuaca yang panas dan banyak angin menjadi kendala.

"Karena ini sifatnya sukarela serta mengandalkan gotong royong, kami lebih banyak mengerjakannnya ketika waktu santai. Dan memilih waktu malam karena kenyamanan," ungkapnya. (hrd)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Cuaca Panas, Warga Urug Masjid Malam Hari"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...