Bantaran Kali Kriyan Penuh Sampah, Mirip TPA

JAGASATRU – Persoalan sampah di Kota Cirebon seperti tak ada habisnya. Salahsatunya terlihat di bantaran Kali Kriyan. Sampah menggunung, menyerupai Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Bertahun-tahun, sampah di sana tak diangkut. Beberapa warga sekitar memilih untuk membakarnya.
kali kriyan kota cirebon penuh sampah
Kali Kriyan penuh sampah. Foto: Fajri/Rakyat Cirebon
Kondisi itu sebenarnya dikeluhkan warga sepanjang bantaran Kali Kriyan, diantaranya warga Pegajahan Selatan, Kelurahan Jagasatru, Kecamatan Pekalipan. Selain bau sampah menyengat, warga sekitar juga khawatir dengan ancaman gangguan kesehatan akibat hal itu.

Pihak kelurahan setempat sebenarnya telah melakukan upaya pemagaran di sisi Kali Kriyan, maksudnya agar tak ada warga yang membuang sampah di sana. Tapi upaya itu juga terbilang tidak efektif. Selain karena ketinggian pagar yang relatif pendek, tumpukan sampah juga tidak diangkut terlebih dahulu sebelum dipasang pagar.

Ketua RW 05 Pegajahan Selatan, Nurhartati mengaku, warga yang membuang sampah ke lokasi bantaran Kali Kriyan tidak hanya dari wilayahnya, melainkan dari RW lain juga yang dekat dengan lokasi tersebut. “Warga dari beberapa RW lainnya juga ada yang buangnya ke sini,” katanya.

Pihaknya meminta ada perhatian serius dari dinas terkait maupun instansi vertikal semisal Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk-Cisanggarung (BBWSCC) untuk penanganan tumpukan sampah di bantaran Kali Kriyan tersebut. “Kita meminta agar segera ditangani,” kata dia.

Senada disampaikan salah seorang warga setempat, Mulyana. Selain harusnya sampah tersebut diangkut dan dibuang ke TPA Kopiluhur, diperlukan juga langkah pengerukan atau normalisasi kali. 

“Jadi penanganannya secara lengkap. Sampahnya diangkut, kalinya dinormalisasi agar tidak banjir kalau musim hujan nanti,” katanya.

Di wilayah itu sebenarnya terdapat Tempat Pembuangan Sementara (TPS). Hanya saja, sejak beberapa tahun lalu, TPS tak lagi digunakan sebagai lokasi pembuangan sampah. “Karena untuk mengangkut sampah dari TPS ke TPA, warga diminta bayar untuk angkutan sampahnya,” kata dia.

Sementara terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cirebon, Drs H RM Abdullah Syukur MSi menyatakan, pihaknya siap mengangkut sampah yang menumpuk di bantaran Kali Kriyan untuk dibuang ke TPA. “Kita pastikan siap untuk segera diangkut ke TPA,” kata Syukur, ditemui di kantornya.

Namun demikian, dalam penanganan sampah tersebut, menurut Syukur, harus melibatkan semua instansi terkait, semisal Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) maupun BBWSCC berkaitan dengan kali dan perawatannya. “Penanganannya harus komprehensif. Kita siap mengangkut, instansi lain juga perlu secara bersama-sama turun tangan,” ujarnya.

Selain itu, Syukur menambahkan, pihaknya juga setelah mengangkut sampah tersebut nantinya akan memberikan edukasi kepada warga sekitar untuk tidak membuang sampah ke kali. Syukur juga akan melihat TPS yang dimaksud di wilayah tersebut, karena bisa jadi masih bisa difungsikan.

“Yang terpenting adalah kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai atau kali. Kita juga setiap pekan mengadakan kegiatan operasi kebersihan lingkungan, sekaligus memberi edukasi kepada masyarakat soal penanganan sampah,” katanya. (jri)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Bantaran Kali Kriyan Penuh Sampah, Mirip TPA"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...