Trisunu Mundur, Lelang Proyek Dinas PU Terhambat

KEJAKSAN – Progres lelang proyek di Kota Cirebon masih berjalan lambat. Sejauh ini, baru ada satu paket proyek tambahan yang dilelangkan. Dua paket proyek yang lebih dulu selesai dilelang, kini sedang dalam tahap pekerjaan pembangunan.
proyek shelter bima belum dilelang
Stadion Bima Kota Cirebon. dok. Rakyat Cirebon
Kepala Bagian Administrasi Barang dan Jasa Unit Layanan Pengadaan Setda Kota Cirebon, H Abdul Haris menyampaikan, pihaknya kemarin menerima berkas lelang dari Dinas Perdagangan dan Koperasi Usaha Kecil Menengah (Disperdagkop UKM).

“Hari ini masuk lelang pembangunan shelter di Bima, ‎sekitar Rp500-600juta dari Disperdagkop UKM,” ungkap Haris, kemarin.

Ia menambahkan, keterlambatan masuknya dokumen lelang proyek dari dinas lainnya, terutama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), dimungkinkan karena kesibukan dinas.

“Mungkin DPUPR masih sibuk. Karena pengunduran diri Pak Trisunu, jadi belum ada PPK-nya. Tadinya mau ditarik ke sekretaris, tapi saya belum tahu persis seperti apa kelanjutannya,” ujar Haris.

Di samping lelang shelter di Bima, Haris mengakui, pihaknya juga sudah menyelesaikan lelang empat paket proyek non fisik berupa konsultan perencanaan yang leading sector-nya di Setda Kota Cirebon.

“Ada lagi dokumen yang masuk sekarang konsultan pembangunan IGD terpadu di RSUD Gunung Jati, nominalnya sekitar Rp350 juta,” kata dia.

Sedangkan untuk pembangunan fisik IGD terpadu itu sendiri, kata Haris, belum dilelangkan karena pihaknya belum menerima dokumen pengajuan dari RSUD Gunung Jati. 

“IGD terpadu juga cukup besar sekitar Rp20 miliar dikurangi untuk konsultan sekitar Rp350 juta tadi,” jelasnya.

Haris mengaku, kalaupun dokumen pengajuan lelang akan menumpuk di bulan depan, pihaknya tak keberatan. ULP siap menggelar lelang, selagi syarat administrasi sudah lengkap. “Karena kita punya 13 fungsional yang siap jadi tenaga pengadaan,” katanya.

Sementara itu, Direktur RSUD Gunung Jati, dr Bunadi MKM tak banyak bicara saat ditanya mengenai progres perencanaan pembangunan IGD terpadu. “PPK-nya masih di luar kota. Kalau kita sih ingin secepatnya,” katanya. (jri)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Trisunu Mundur, Lelang Proyek Dinas PU Terhambat "

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus