Safitri Wulandari, Diam-diam Mengamati

MEGAH dan pesatnya pembangunan yang terlihat di kota berbanding terbalik dengan yang terjadi di pedesaan. Desa cenderung lambat dalam mengembangkan diri. Selain itu,   pembangunan yang ada di desa juga cenderung  terpusat.
safitri amati pembangunan kota dan desa
Safitri Wulandari. Foto: Ist./Rakyat Cirebon
Setidaknya itulah yang diamati Safitri Wulandari. Hidup  lahir dan besar di desa membuat Safitri sadar desa butuh peningkatan kualitas sumber daya manusia agar mampu berkembang baik dari sisi ekonomi maupun pembangunan.

“Salah satu yang menjadi kelemahan desa adalah kurang meratanya pendidikan.  Pendidikan tinggi hanya dienyam beberapa orang saja. Sedangkan yang lainnya masih bertahan dengan apa yang ada saat ini,” ungkapnyan kepada Rakyat Cirebon.

Padahal, kata Safitri yang juga  tengah melakukan studi untuk jenjang masternya itu diam-diam mengamati, dibutuhkan sumber daya manusia unggul untuk menciptakan suasana desa yang lebih baik.

Dengan semakin banyaknya generasi muda yang melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi diharapkan juga makin banyak orang yang sadar akan keadaan desa saat ini. Jangan sampai, orang desa yang punya pendidikan tinggi malah tergiur menjadi pekerja di kota.

“Harus ada pemerataan jangan sampai orang-orang yang pendidikan tinggi malah kerja di kota. Padahal desa juga butuh orang-orang yang punya kapasitas untuk memimpin. Agar desa ada yang menggerakan,” pungkasnya. (wan)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Safitri Wulandari, Diam-diam Mengamati "

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...