Produksi Buah Lokal Terkendala Musim

MAJALENGKA - Produksi buah dari sentra-sentra kebun durian di kecamatan Sindangwangi dan kecamatan Rajagaluh sejauh ini belum mampu memenuhi permintaan pasar. 
permintaan buah durian majalengka belum penuhi pasar
Pedagang durian dadakan di Majalengka. dok. Rakyat Cirebon
Dari penuturan salah seorang pedagang durian asal kecamatan Sindangwangi, Andi Rohandi (37) mengungkapkan, permintaan buah durian Majalengka setiap harinya sebagian besar dipenuhi durian dari luar Jawa. Selain itu, produksi buah durian lokal Majalengka sangat terbatas. 

"Selain itu durian dari desa-desa sentra kebun durian di Majalengka, seperti dari wilayah Kecamatan Sindangwangi dan Rajagaluh, kadang-kadang rasanya bercampur ada yang manis ada yang kurang manis. Bahkan, kadang-kadang ada yang tidak ada rasa manisnya sama sekali kalau pada saat musim hujan,” ujar Andi, Senin (24/7).

Ia mengaku, dalam beberapa tahun terakhir pangkalannya rata-rata menerima dan mengedarkan 5 ribu buah durian per minggu. Kebutuhan durian per minggu usaha di pangkalannya itu, selama ini sebagian besar terpenuhi sepanjang tahun dengan durian dari beberapa daerah di pulau Sumetara. 

Diantaranya, kata dia, dari Aceh, Medan, dan Padang.  Kebutuhan durian usaha pangakalannya itu bisa terpenuhi sepanjang tahun, karena musim panen durian di daerah-daerah tersebut tidak serempak. 

“Selain dari Sumatera, kadang-kadang saya ambil dari daerah Pekalongan, Wonosobo, Jember, dan Bali. Sementara musim panen durian di Aceh biasanya antara bulan Januari sampai Februari. Habis di Aceh bulan berikutnya disusul Medan, lalu Padang. Sekarang yang lagi panen melimpah, di Medan. Duren ini pun semuanya dari Medan,” katanya.

Lebih lanjut Andi mengungkapkan, durian dari pangkalannya selama ini sebagian besar biasa diborong lagi oleh pedagang eceran. Seperti para pedagang khusus durian di pinggiran jalan, pedagang buah-buahan yang mangkal di pasar-pasar, serta pedagang keliling bermobil.

Sementara itu, menurut sejumlah penggemar durian, Udin mengatakan, rasa durian lokal Majalengka yang terkenal manis selama ini adalah durian di Kecamatan Sindangwangi. Selain manis, durian Sindangwangi juga daging buahnya besar. 

“Namun sangat disayangkan belum ada teknologi yang tepat guna sehingga durian tidak hanya panen setiap saat. Akan tetapi harus menunggu musim durian tiba,” ujar Udin.(hsn)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Produksi Buah Lokal Terkendala Musim"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus