Gaji DPRD Membaik, Kinerja Memburuk

KEJAKSAN – Semua anggota dan pimpinan DPRD Kota Cirebon akan mengalami kenaikan gaji dan tunjangan secara signifikan, dalam waktu dekat ini. Tapi sayang, para wakil rakyat tak kunjung menunjukkan kinerja terbaik, walau haknya mau naik. Salahsatunya terlihat dari produktivitas dalam melahirkan peraturan daerah (perda).
dprd kota cirebon baru hasilkan satu perda
Rapat paripurna DPRD Kota Cirebon. Foto: Fajri/Rakyat Cirebon
Sampai pekan ketiga Juli ini, DPRD Kota Cirebon baru bisa melahirkan satu perda. Padahal, di dalam Program Pembentukan Perda (Propemperda) tahun 2017 ditargetkan bisa menyelesaikan 28 raperda menjadi perda. Bahkan, itu juga beberapa raperda diantaranya adalah “warisan” dari tahun sebelumnya.
Sekretaris Dewan (Sekwan), Drs Sutisna MSi menyampaikan, di Propemperda tahun 2017 terdapat 28 list raperda yang ditargetkan bisa diselesaikan pembahasannya dan disahkan menjadi perda oleh dewan. “Rinciannya, 17 raperda inisiatif walikota dan 11 raperda prakarsa DPRD,” ungkap Sutisna, Senin (24/7), di gedung dewan.
Ia menyampaikan, baru ada satu raperda yang sudah disahkan menjadi perda, pada beberapa waktu lalu, yaitu Perda Nomor 1/2017 tentang Kerjasama Daerah. “Itu raperda prakarsa DPRD,” kata Sutisna.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Cirebon, Edi Suripno SIP MSi mengakui, baru ada satu perda yang dilahirkan pihaknya pada tahun ini. Namun, Edi menambahkan, pihaknya akan mengesahkan empat raperda lainnya dalam waktu dekat. Bahkan rencananya hari ini.

Keempat raperda itu yakni Raperda tentang penyelenggaraan Reklame, Raperda tentang Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan Perdagangan dan Perindustrian, Raperda tentang Perubahan atas Perda Nomor 4/2012 tentang PDAM, dan Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2016.
“Empat raperda itu akan disahkan menjadi perda. Rencananya besok (hari ini, red),” ungkap Edi, ditemui di Griya Sawala gedung DPRD.

Politisi PDI Perjuangan itu meyampaikan, dalam rapat paripurna yang rencananya digelar hari ini, selain mengesahkan empat raperda, juga akan dilakukan penyampaian empat raperda lainnya sekaligus penetapan panitia khusus (pansus) atas empat raperda tersebut.

Pansus Komisi I rencananya akan diketuai M Handarujati Kalamullah SSos (Fraksi Demokrat) dan Dani Mardani SH MH (Fraksi PAN) sebagai wakilnya. Mereka akan menggodok Raperda tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Cirebon. Raperda yang intinya merupakan turunan dari PP 18/2017 itu yang akan mengatur kenaikan gaji maupun tunjangan anggota dewan.

Di Pansus Komisi II, rencananya akan digodok Raperda tentang Lambang Daerah dan Raperda tentang Penyelengaraan Perhubungan. Rencananya, Ir H Watid Sahriar MBA (Fraksi Nasdem Pembangunan) yang akan jadi ketua pansusnya, didampingi Imam Yahya SFilI (Fraksi PDIP) jadi wakilnya.

“Sedangkan Pansus di Komisi III akan diketuai Pak Jafarudin (Fraksi Hanura) dan wakilnya Bu Fitria Pamungkaswati (Fraksi PDIP). Akan membahas Raperda tentang Cagar Budaya Daerah,” katanya. (jri)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Gaji DPRD Membaik, Kinerja Memburuk"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...