Wow, Tarif PDAM Bakal Naik

Direksi Ngaku Kena Imbas Kenaikan TDL dan 4 Tahun Tak Pernah Naik Tarif

KEJAKSAN – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Cirebon merencanakan memberlakukan kebijakan tarif baru. Kenaikan tarif layanan air PDAM akan segera diusulkan ke Pemerintah Kota Cirebon, setelah hasil kajian dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) diterbitkan.
tarif pdam kota cirebon
Sumur PDAM Kota Cirebon. Foto: Fajri/Rakyat Cirebon
Direktur Utama PDAM Kota Cirebon, Sopyan Satari SE MM menyampaikan, pihaknya belum pernah menaikkan tarif air sejak 2013 awal. Padahal di dalam ketentuan terkait, seperti Permendagri Nomor 70/2016 tentang Subsidi Pemerintah Terhadap Tarif PDAM dan Permendagri Nomor 71/2016 tentang Ketentuan Tarif, disebutkan penyesuaian tarif dilakukan paling lama tiga tahun.

“Paling lama itu tiga tahun tidak naik tarif. Tapi kalau sudah lebih dari tiga tahun belum pernah menaikkan tarif, itu dibolehkan bahkan harus penyesuaian,” ungkap pria yang akrab disapa Opang itu, saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat pekan lalu.

Ia mengakui, rencana menaikkan tarif air sedang dikaji oleh BPKP. Setelah hasil kajian itu diterbitkan BPKP, pihaknya langsung mengajukan persetujuan kenaikan tarif ke Pemkot Cirebon. Opang berdalih, bila tidak dilakukan penyesuaian tarif, beban subsidi dari pemerintah akan makin tinggi.

“Kita akan mengusulkan untuk menaikkan tarif ke pemkot. Karena kalau tidak naik, beban subsidi akan semakin tinggi,” kata dia.

Opang menambahkan, kenaikan tarif air juga didasari pada kebutuhan operasional yang semakin meningkat. Salahsatunya, kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) juga dirasakan imbasnya oleh PDAM. “Kenaikan TDL ada pengaruhnya ke kita. Tapi tidak signifikan. Misalnya untuk kebutuhan kantor, pengolahan air limbah, itu kan butuh tenaga listrik,” ujarnya.

Mengenai distribusi air, Opang mengaku, wilayah Samadikun masih menjadi salah satu fokus perhatiannya. Tapi PDAM tidak tinggal diam untuk bisa mengaliri air bersih secara optimal ke wilayah yang berada di pesisir itu.

“Yang masih dianggap krisis air itu di Samadikun. Tapi sekarang kita sedang pasang pipa untuk ke sana. Dalam waktu dekat, ditargetkan bisa mengaliri air secara maksimal,” katanya.

Sementara itu, seorang warga Samadikun, Wasta mengaku, ia dan warga lainnya sangat menantikan aliran air bersih dari PDAM untuk kebutuhan sehari-hari. Diakuinya, selama ini warga setempat mengalami kesulitan dalam mencukupi kebutuhan air bersih.

“Sudah berapa kali kita minta ke PDAM, tapi belum juga terealisasi. Warga sini butuh air bersih yang memadai untuk kebutuhan sehari-hari,” katanya. (jri)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Wow, Tarif PDAM Bakal Naik"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus