BI Dorong Masyarakat Kawal Rupiah

KPwBI Cirebon Gandeng Polisi dan PPATK

CIREBON – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Cirebon mendorong masyarakat agar menggunakan mata uang rupiah dalam setiap transaksi. Tujuannya, agar nilai tukar rupiah terus menguat terhadap dolar (USD).
Kepala KPwBI M Abdul Majid Karim. Foto : Ani Miniyati/Rakyat Cirebon

Disamping itu, BI juga meminta mewaspadai peredaran uang palsu dan menganjurkan dalam setiap penarikan uang yang nilainya cukup besar dikawal Polisi. Pernyataan itu disampaikan Menurut Kepala KPwBI, Muhamad Abdul Majid Ikram dalam sosialisasi penggunaan mata uang rupiah, peredaran uang palsu, dan pengawalan uang dengan menggandeng aparat kepolisian dari Polres yang ada di wilayah III Cirebon.

Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Bareskrim Polri dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Cirebon. Menurut Kepala KPwBI, Muhamad Abdul Majid Ikram kegiatan tersebut bertujuan agar kepolisian dapat meminimalisir kejahatan yang berhubungan dengan mata uang rupiah.

“Kegiatan sosialisasi mata uang rupiah ini sesuai dengan UU nomor 7 tahun 2011 dengan beberapa aspek. Diantaranya upaya pencegahan peredaran uang palsu, pengawalan uang dan kegiatan lainnya, yang digelar langsung di KPwBI Cirebon,”katanya kepada Rakyat Cirebon.

Ia mendorongan kepada masyarakat untuk menggunakan mata uang rupiah dalam setiap transaksi di dalam negeri. "Tentunya sosialisasi ini juga diharapkan dapat mencegah peredaran uang palsu di wilayah cirebon, dengan memberikan pemahaman lebih pada anggota kepolisian di wilayah tiga Cirebon," tegasnya.

Kanit Upal Bareskrim Polri, AKBP Dedi Suhandi menyatakan, sosialisasi bersama BI bertujuan agar anggota kepolisian di Ciayumajakuning lebih belum mengenai uang palsu. “Karena jelas beradasarkan UU nomor 23 tahun 2011 mengenai transaksi rupiah diberikan safety building,”imbuhnya.

Selain sosialisasi, BI juga menyebarkan spanduk yang berisi imbauan agar masyarakat menggunakan uang rupiah dalam setiap transaksi di sejumlah titik seperti mal, perhotelan, dan pasar. (ani)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "BI Dorong Masyarakat Kawal Rupiah"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...