Amerika Sesumbar Ingin Hancurkan ISIS

Ingin Pelajari Keberagaman, Diskusi dengan Pengurus FKUB  

SUMBER- Kedatangan Staf Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk Indoneisa, Eric W Groff disambut baik sejumalah tokoh agama yang tergabung dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).  Meski demikian, sebelumnya para tokoh agama sempat menanyakan maksud dan kunjungannya di Kabupaten Cirebon.
dubes maerika dialog dengan fkub cirebon
Kunjungan Dubes AS ke Cirebon. Foto: Ahmad Asari/Rakyat Cirebon

Apalagi, para pemuka agama ini menilai, Amerika selama ini selalu dikait-kaitkan dengan perselisihan yang terjadi di negara-negara dunia Islam, termasuk di Indonesia.  Misalnya, Amerika disebut-sebut negara yang membentuk ISIS, serta konspirasi lainnya.  Namun hal tersebut, disangkal Staf Bagian Political Officer tersebut. Dikatakan Eric, kedatangannya ke Kabupaten Cirebon untuk mempelajari dan melihat langsung kerukunan umat beragama.

“Saya mengaku banyak konspirasi teori Amerika di negara-negara lain termasuk Indoneisa. Tapi kan untuk membuktikan keterlibatan konspirasi teori ini sangat sulit. Motivasi saya datang ke sini untuk mempelajari keberagaman,” paparnya saat berdialog dengan FKUB di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cirebon, kemarin.

Diakui Eric, dirinya juga kerap mendapatkan pertanyaan dari rekan-rekannya baik muslim dan non muslim, terkait konspirasi yang dilakukan Amerika. Ditegaskannya, Amerika tidak membentuk dan membantu ISIS, tapi menghancurkannya.  “Kami bertekad untuk membantu masyarakat, bukan ISIS. Makanya kami terus melawan,” paparnya kepada Rakyat Cirebon.

Dikatakannya, Amerika sama halnya dengan Indonesia. Di sana, lanjut Eric, warga muslim yang merupakan minoritas juga mendapatkan perlindungan dan hak yang sama sebagai warga negara. Bahkan, sebutnya, ada beberapa anggota kongres dan pejabat yang berlatar belakang muslim.

“Sebelumnya saya juga sudah mengunjungi banyak daerah, seperti Jogja, Solo, Ciamis, Tasikmalaya dan Bogor. Sama untuk membahas kerukunan umat beragama, karena tugas saya seperti ini. Yang nantinya untuk dilaporkan pada atasan saya,” jelasnya.

Eric sangat mendukung Indonesia dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang menyangkut dengan kerukunan umat beragama. Mengingat, Indonesia adalah negara yang berdaulat. “Ini bukan negara Amerika, jadi diselesaikan sendiri. Kami tidak akan ikut campur,” jelasnya. Sementara itu, salah satu tokoh agama Kristen, Yosua menjelaskan, kerukunan umat beragama di Kabupaten Cirebon sudah terjalin dengan baik sejak lama.

Apalagi dengan adanya forum ini, menurutnya, menjadi salah satu jalan atau rumah untuk mengadu pada saat terjadi persoalan. “Kita kalau tidak punya forum, akan jalan sendiri-sendiri. Kita akan sulit memecahkan masalah jika nanti terjadi sesuatu, makanya ada forum ini yang intens menggelar pertemuan,” jelasnya.

Di tempat yang sama, KH Usamah Manshur mengungkapkan, saat kejadian di Tolikara, umat Islam di Cirebon sempat panas. Beruntung hal itu dapat diredam, dengan cara mempertemukan semua tokoh agama yang ada, termasuk melibatkan kelompok garis keras.

Apaun isu yang berkembang di luar daerah, kata dia, jangan sampai masuk ke Kabupaten Cirebon. “Apabila di sini tidak kondusif, maka dikhawatirkan akan berpengaruh kedaerah lain. Mengingat Cirebon bisa dijadikan sebagai daerah yang berpengaruh,” katanya.

Pantauan wartawan koran ini menyebutkan, Eric berdiskusi dengan FKUB cukup lama, sejak pukul 09.00 hingga 11.00.  Para tokoh agama dari berbagai agama melontarkan sejumlah pertanyaan terkait peranan Amerika terhadap umat muslim. (ari)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Amerika Sesumbar Ingin Hancurkan ISIS"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...