Tren Penyalahgunaan Narkoba Turun, Pengedar Malah Naik

kepala bnn jabar rusnandi resmikan rumah sariksa cirebon

RAKYATCIREBON.CO.ID  - Wilayah Cirebon masuk kategori rawan peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Hal ini karena Cirebon memiliki akses melalui laut.

Pernyataan itu disampaikan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Barat, Brigjen Pol Rusnadi saat diwawancarai sejumlah wartawan usai meresmikan rumah damping Sariksa di Cirebon akhir pekan lalu.

"Cirebon ini pesisir pantai, dan disini ada pelabuhan. Saya sering katakan bahwa daerah rawan itu ada dua, pertama yang memiliki pelabuhan dan bandara, itu yang fokus kami perhatikan," ungkap Rusnadi.

Meskipun masuk kategori rawan peredaran dan penyalahgunaan narkoba, lanjut dia, namun wilayah Cirebon belum masuk kedalam zona merah. Pasalnya, menurut pemetaan yang dilakukan BNN Provinsi, di Jawa Barat ada lima daerah yang masuk kedalam zona merah, dan Cirebon tidak termasuk kedalamnya.

"Cirebon ini baru rawan saja, karena yang sudah masuk zona merah itu, satu Depok, Karawang, Sukabumi, Bogor dan Kota Bandung," lanjut Rusnadi.

Mengantisipasi berbagai daerah yang termasuk kategori rawan karena memiliki akses di laut dan udara, dituturkan Rusnadi pihaknya sudah membuat empat tim khusus yang akan fokus kepada daerah-daerah rawan.

"Karena kedepan tantangan kita lebih berbahaya, saya buat empat tim khusus, jadi kalau ada kegiatan-kegiatan kami turunkan mereka untuk mengantisipasi," tutur Rusnadi.

Mengenai angka penyalahgunaan narkoba sendiri, untuk di Jawa Barat bisa dikatakan trend nyata memang menurun, namun dari segi peredaran. Justeru mengalami peningkatan yang signifikan.

Mengantisipasi para korban, salahsatu upaya yang dilakukan BNN adalah memaksimalkan rehabilitasi sehingga para pengguna bisa kembali normal dan terbebsa dari ketergantungan obat-obatan terlarang.

"Penyalahgunaan narkoba itu memang cenderung menurun, namun pengedarnya yang naik. Kami berkoordinasi dengan aparat hukum untuk menekan peredaran. Kami juga melakukan upaya pemulihan untuk para korban, karena dalam kasus narkoba itu ada pelaku dan ada korban," kata Rusnadi. (sep)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Tren Penyalahgunaan Narkoba Turun, Pengedar Malah Naik"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...