Selly: Kesadaran Warga Membuang Sampah Masih Rendah

pemkab cirebon segera kerahkan dinas terkait ke lokasi banjir

RAKYATCIREBON.CO.ID   – Bencana banjir yang melanda di beberapa daerah di wilayah Kabupaten Cirebon beberapa hari terakhir ini diakui Wakil Bupati Cirebon, Selly A Gantina disebabkan oleh beberapa faktor.

Salah satunya, kata Selly, karena kondisi alam yang tidak bisa dicegah oleh manusia. Pemkab Cirebon telah melakukan berbagai kegiatan sebagai bagian tanggap darurat. Beberapa instansi pemerintahan juga telah dikerahkan untuk membantu warga yang terdampak banjir.

“Kami sudah kerahkan Dinas Sosial, BPBD dan instansi terkait untuk segera membantu. Kami akan cepat tanggap darurat kondisi banjir ini,” tegasnya, Senin (12/2).

Selly kembali menegaskan, penyebab utama  banjir  di Wilayah Timur Cirebon (WTC) dikarenakan alam. Hal ini karena, hujan yang cukup besar ditambahkan adanya pasang air laut membuat air tidak bisa mengalir.

“Kalau memang laut tidak pasang kan air hujan itu bisa mengalir ke laut. Tetapi, air hujan yang jatuh ini tidak bisa di tampung ke laut karena laut sendiri sedang pasang. Sehingga air menggenang di darat,” tambahnya.

Disamping itu, ia juga menilai kesadaran masyarakat yang rendah akan membuang sampah pada tempatnya. Padahal, sikap tersebut sangat berdampak pada kondisi saat ini.

“Aliran sungai menjadi lambat karena adanya sampah. Mohon maaf, saya masih melihat tumpukan sampah di lokasi banjir, khususnya di aliran sungai,” terangnya. Meski demikian, Selly sendiri berjanji akan segera ke lokasi yang saat ini masih terendam banjir.

“Kalau ada yang bilang banjir diakibatkan oleh pembangunan jalan tol, saya rasa pihak tol juga sudah melakukan analisis. Sore ini saya akan langsung kesana dan melihat sejauh mana pembangunan tol ini berdampak atau tidak bagi aliran air,” pungkasnya. (yog)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Selly: Kesadaran Warga Membuang Sampah Masih Rendah"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...