PPDP Curang Saat Coklit, Segera Laporkan!

panwascam jatitujuh minta warga awasi proses coklit

RAKYATCIREBON.CO.ID – Panwascam Jatitujuh gerak cepat dengan membuka posko pengaduan di 15 desa yang berada di wilayah tersebut. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya dugaan kecurangan dalam proses pilbup Majalengka dan pilgub Jawa Barat.

Komisioner  Panwascam Jatitujuh Divisi SDM dan Organisasi, Donny Yogarasa SE mengatakan, Panwascam juga mengerahkan pengawas pemilihan lapangan (PPL) untuk pro aktif.

“PPL juga kami kerahkan untuk mengajak masyarakat agar ikut berpartisipasi dalam proses persiapan pilbup dan pilgub sampai pelaksanaan nanti. Kami mengimbau masyarakat kecamatan Jatitujuh untuk berpartisipasi dalam pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih,” ujar Donny kepada Rakyat Cirebon, Sabtu (3/2).

Menurutnya, coklit data pemilih dibuka sejak 20 Januari sampai 18 Februari 2018. “Jadi, waktunya cukup panjang. Sehingga diharapkan hasilnya maksimal. Tujuannya tidak lain untuk mengantisipasi agar tidak ada kecurangan data pemilih saat pilbup dan pilgub nanti,” pungkasnya.

Lebih lanjut, Donny menuturkan, bagi masyarakat Jatitujuh yang belum atau tidak didatangi Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) diimbau melaporkannya ke posko pengaduan yang telah didirikan di desa masing-masing.

Bersama Panwascam dan PPL, Panwaslu ingin meningkatkan pengawasan proses pencocokan dan penelitian (coklit) pemilih menjelang Pilkada tahun ini.

“Kami ingin memastikan bahwa tidak ada masyarakat yang tidak di-coklit, bagi yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih. Oleh karena itu, silakan masyarakat datang melapor ke posko informasi dan pengaduan pelanggaran pilkada di daerah masing-masing,” ujarnya.

Menurutnya, setelah masyarakat melapor, anggota PPL akan memfasilitasi dan mediasi masyarakat yang belum dicoklit petugas PPDP. Di lapangan, petugas PPL akan mengawasi dan memastikan pekerjaan PPDP sesuai prosedur dan secara subtansial. Memastikan pemilih yang mempunyai hak pilih untuk dicatat, dan memastikan pemilih yang tidak berhak untuk dicoret.

Selain itu, sambung Donny, PPL juga memastikan apakah PPDP bekerja dengan proporsional dan berkeadilan kepada masyarakat.

Jangan sampai ada oknum petugas PPDP yang hanya mengisi dan menyesuaikan dengan tidak turun langsung ke lapangan  dan tidak dicocokkan dengan data masyarakat yang telah dimiliki. “Karena bisa jadi ada yang sudah pindah domisili atau meninggal dunia,” tandasnya.

Oleh karena itu, Panwaslu kecamatan Jatitujuh mengimbau masyarakat untuk berpartisipasi. Mengajak dan menginformasikan seluas-luasnya, untuk melapor kepada Panwascam maupun PPL jika belum dicoklit, agar DPT pilkada 2018 akurat.

“Kami sampaikan kepada jajaran pengawas, saat kami bertemu dengan teman, sanak keluarga, handai taulan, tetangga dan seterusnya, kalimat pertama setelah Salam adalah apakah rumahmu sudah didatangi petugas coklit,” pungkasnya.(hsn)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "PPDP Curang Saat Coklit, Segera Laporkan!"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...