Pegawai Arogan, Jalan Masuk-Keluar Pabrik Terancam Ditutup Warga

pabrik  di desa gandawesi majalengka diprotes warga

RAKYATCIREBON.CO.ID  – Kantor kelurahan Gandawesi kecamatan Ligung didatangi puluhan masyarakat setempat. Warga menyampaikan aspirasi atas keresahan masyarakat di sekitar pabrik garmen milik PT Global Visionland Apparel.

Pasalnya, keresahan masyarakat di sekitar pabrik tersebut, diduga diakibatkan oleh oknum pegawai yang bernama Eli Darmawati selaku QA Manajer. Menurut mereka, sang manajer selalu berkata kasar kepada para buruh pabrik.

Menurut salah seorang warga, Eva mengatakan, para pegawai juga mengeluhkan Eli Darmawati yang sering berbuat kurang manusiawi. Dia sering memaki dan memarahi para buruh pabrik dengan kata-kata yang kurang pantas untuk didengar, sampai sampai para buruh traum dan tidak mau bekerja lagi.

"Adik saya padahal laki-laki, sekarang dia trauma dan tidak mau bekerja di pabrik tersebut karena ketakutan. Bahkan sekarang adik saya ngurung di kamar saja. Pokonya saya meminta kelurahan membela masyarakat dan mendesak oknum pegawai tersebut dikeluarkan dari pabrik garmen, agar keresahan warga tidak meluas," ujar Eva kepada Rakyat Cirebon, Selasa (13/2).

Selain itu, kata dia, oknum pegawai tersebut berlaku kasar bukan sekali ini saja. Namun sudah lama, masyarakat menilai kalau permasalahan ini tidak segera disikapi oleh manajemen pabrik. Maka mayarakat di sekitar pabrik akan melakukan aksi.

Sementara itu, Lurah Gandawesi Dodo membenarkan, atas banyaknya keluhan masyarakat terkait sikap arogansi salah satu pegawai PT Global Visionland Apparel. Bahkan, mereka mengancam akan melakukan aksi dengan cara menutup akses jalan masuk dan keluar pabrik. Pihaknya akan mencoba melakukan mediasi dengan pihak manajemen pabrik.


"Malam Selasa kemarin, kami didampingi Kapolsek Ligung, Lurah Tegalaren melakukan mediasi. Hasilnya pihak manajemen pabrik bersikap dengan memberhentikan Eli Darmawati selaku QA Manajer PT Global Visionland Apparel mulai Selasa 13 Pebruari 2018.  Bahkan surat pemberhentian tersebut di tanda tangani oleh AHN Sungkyun selaku General Manager," ujarnya.

Akan tetapi, kata dia, hingga sekarang faktanya pihak manajemen pabrik meminta agar pemberhentian  Eli Darmawati minta ditangguhkan menunggu big bos datang dari Korea.

"Pihak manajemen pabrik minta kebijakan agar saudari Eli Darmawati masih tetap bekerja dengan alasan masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan Eli. Namun kami tetap bersikap pemberhentian Eli adalah final demi meredam keresahan warga,” tandasnya.

Terpisah, HRD Manajer, Panji, didampingi Odih RH Asst Manajer  membenarkan, bahwa semalam telah terjalin mediasi, antara pihak manajemen pabrik dengan kelurahan Gandawesi terkait keluhan warga sekitar pabrik, atas sikap arogansi pegawainya.

Bahkan orang tersebut langsung diberhentikan. Akan tetapi karena MS Oh Jeong Soon selaku Direktur sedang pulang ke Korea. Pihaknya meminta kebijakan, yakni agar Eli Darmawati masih bekerja sampai akhir Minggu.

"Kami tidak membatalkan surat pemberhentian Eli Darmawati, hanya minta penangguhan pemberhentian sampai sabtu depan. Sambil menunggu Direktur PT Global Visionland Apparen  MS Oh Jeong Soon, yang sekarang lagi pulang kampung ke Korea. Sekali lagi manajemen pabrik hanya minta kebijakan saja. Kalau pemberhentian sudah pasti. Wong surat pemberhentiannya sudah ditandatangani,” ujarnya.(hsn)

Dapatkan berita terkini:

1 Response to "Pegawai Arogan, Jalan Masuk-Keluar Pabrik Terancam Ditutup Warga"

  1. adek nya mbak eva kalau masuk tentara/ polisi pasti nangis darah...Cuma segity aj trauma.masukin tentara aj adeknya mbak, biar tangguh dan kuat...hahhahahha

    BalasHapus

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...