KPU Klarifikasi Penarikan Ijazah S1 Tarsono

kpu majalengka datangi rumah bacawabup tarsono

RAKYATCIREBON.CO.ID - Komisioner KPU Divisi Teknis Kabupaten Majalengka, Cecep Jamaksari mengaku, sudah melakukan klarifikasi penarikan ijazah S1 bakal calon wakil bupati dari PDIP, Tarsono D Mardiana SSos di rumah yang bersangkutan di desa Pasir Ipis, Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka,  Selasa (6/1).

Klarifikasi dipimpin Komisioner KPU Majalengka Divisi Teknis, Cecep Jamaksari didampingi staf KPU dan dihadiri  Ketua Panwaslu Kabupaten Majalengka H Agus Asri Sabana dan tim LO (Liasson officer, atau tim sukses calon, red) pasangan Karna Sobahi dan Tarsono D Mardiana.

Menurut Cecep, klarifikasi dilakukan karena Tarsono menyerahkan ijazah SMA saat perbaikan berkas,  tidak sesuai dengan dokumen awal saat pendaftaran yaitu S1. Namun hal ini tidak mempengaruhi keabsahan pencalonan karena sesuai regulasi minimal SMA.

Cecep menegaskan, verifikasi administrasi berkas pendaftaran BaPaslon sudah dilakukan dan dinyatakan lengkap dan memenuhi syarat,  sesuai dengan PKPU 3/2017 pasal 4 ayat (1) huruf c disebutkan "Berpendidikan paling rendah sekolah lanjutan tingkat atas atau sederajat".

"Kami perlu tahu saja,  tentang alasan yang bersangkutan terkait hal penarikan ijazah S1 dan diganti menjadi ijazah SMA, " jelas Cecep.

Menurutnya, hasil klarifikasinya,   pencalonan yang bersangkutan  sudah sesuai dengan regulasi yaitu minimal berijazah SMA atau sederajat. Apapun alasan pencabutan itu,  menjdi ranah privacy yang bersangkutan.

Sementara itu, bakal Calon Wakil Bupati Tarsono D Mardiana mengungkapkan alasan penarikan ijazah S1 dan diganti ijazah SMA  karena terburu waktu tidak sempat.

"Karena waktunya sempit saya minta ke LO tarik saja ijazah S1, karena ijazah SMA saja sudah memenuhi syarat. Saya kepada LO buat surat pernyataan penarikan agar pakai ijazah SMA dan menarik ijazah S1," jelas Tarsono yang juga ketua DPRD Kabupaten Majalengka ini.

Tarsono menegaskan,  ijazah tersebut itu baik yang S1 maupun SMA bisa dipertanggungjawabkan dan legal demi hukum.  "Siap apabila suatu saat diminta keterangan kembali oleh KPU perihal ijazah tersebut, " tegas dia.

Sebelumnya, santer diisukan bahwa ijazah bacabup Tarsono yang dipakai untuk mendaftar ke KPU diduga palsu.(hsn)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "KPU Klarifikasi Penarikan Ijazah S1 Tarsono"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...