Banjir Tertinggi 1,5 Meter, KPBD Evakuasi Warga dengan Perahu Karet

sejumlah wilayah kota cirebon terendam banjir

RAKYATCIREBON.CO.ID - Akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Cirebon sejak pukul 14.00 WIB Jumat (9/2), sejumlah titik di kota ini terendam banjir dengan ketinggian mencapai 1,5 meter. Banjir dengan ketinggian yang cukup parah  terjadi di RW 03 Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti.

Dari pantauan wartawan koran ini di lapangan, sejumlah warga menutup jalan di area situs Kalijaga karena air sudah merendam seluruh badan jalan hingga pemukiman warga.  Kantor Penanggulangan Bencana Daerah (KPBD) Kota Cirebon pun menurunkan personilnya untuk melakukan evakuasi warga dengan menggunakan perahu karet.

Marzuki, salahsatu warga yang rumahnya terendam menuturkan, di titik terendah, ketinggian air mencapai 1,5 meter, setara dengan dada orang dewasa.

"Disini jalannya kita tutup mas, karena disana ketinggian air sudah se-dada, rumah saya juga disana, ikut terendam," ungkap Marzuki kepada Rakcer.

Kejadian banjir di kampungnya tersebut, lanjut Marzuki, bukan  kali pertama terjadi, akan tetapi untuk banjir dengan ketinggian yang mencapai 1,5 meter ini mulai terjadi tiga tahun terakhir. Arus air berawal dari meluapnya sungai Kalijaga Kramat.

"Sungai Kalijaga Kramat meluap, jadi sering banjir, sejak tiga tahunan lah. Tapi yang tinggi seperti ini memang jarang, ini mungkin ketiga kalinya," lanjut Marzuki.

Sementara itu, saat dikonfirmasi Rakcer, Kepala Kantor Penanggulangan Bencana Daerah (KPBD) Kota Cirebon, Ir Agung Sedijono menyampaikan bahwa pihaknya masih mendata titik-titik banjir yang terjadi.

"Hari ini banyak titik yang tergenang, bahkan yang tertiggi, di atas  1 meter, titik-titiknya terus kita pantau," ungkap Agung.

Dari hasil identifikasi yang dilakukan pihaknya, titik banjir di Kalijaga tersebut menjadi titik yang paling parah, sedikitnya ada 80 kepala keluarga yang terdampak banjir.

Untuk itu, pihak KPBD akan terus bersiaga di lokasi dan memetakan potensi di titik banjir apakah berpotensi untuk semakin tinggi.

"Data hasil identifikasi ada 80 KK yang terdampak disana mas, kami akan pergunakan Buffer Stock dari BPBD untuk warga disana, untuk evakuasi kami juga akan pergunakan dana cadangan bencana yang ada," tutur Agung.

Sampai berita ini ditulis, puluhan personil KPBD masih melakukan evakuasi warga di RT 08 RW 03 Kelurahan Kalijaga dengan menggunakan perahu karet, karena arus air masih terus tinggi dan hujan masih terus terjadi. (sep)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Banjir Tertinggi 1,5 Meter, KPBD Evakuasi Warga dengan Perahu Karet"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...