Baliho Calon Kepala Daerah Masih Terpasang, Satpol PP Beri Waktu Lima Hari

satpol pp kabupaten cirebon tertibkan spanduk calon kepala daerah

RAKYATCIREBON.CO.ID - Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Cirebon memberikan waktu kepada tim calon bupati dan calon wakil bupati Cirebon untuk membersihkan sendiri alat peraga sosialisasi yang saat ini masih terpasang.

Jika sampai Senin (19/2) mendatang masih terdapat baliho, spanduk maupun semua alat sosialisasi tanpa izin Komisi Pemilihan Umum, maka akan langsung diambil oleh Satpol PP.

Dikatakan Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat (Tibum Tranmas) Iman Sugiharto, pihaknya sudah berkoordinasi dengan penyelenggara pemilihan kepala daerah terkait hal ini.

Oleh karena itu, dirinya berharap pasangan calon memiliki kesadaran tinggi untuk mencabut dan mengamankan alat peraga sosialisasi yang sudah disebar.

“Kami akan tunggu hingga Senin depan. Kalau memang masih ada, maka kami akan tertibkan,” tegasnya.

Ditambahkan Iman, alat peraga kampanye para pasangan calon sudah diatur oleh KPU Kabupaten Cirebon. Dengan kata lain, selama APK yang terpasang ialah sesuai dengan keterangan KPU, maka tidak akan diamankan. “Kalau tidak sesuai apalagi liar maka kami  akan tertibkan dan kami  bongkar,”ujarnya.

Sementara itu, Calon Bupati Cirebon, M Luthfi ST mengaku akan mengikuti dan mentaati aturan yang berlaku terkait pelaksanaan kampanye. Hanya saja, dirinya juga melihat diperlukan keseriusan dari semua pihak untuk mencegah adanya alat peraga kampanye ilegal yang dipasang oleh salah satu calon.

“Kalau kami akan mengikuti dan mentaati. Tetapi, kami  ingin panwaslu juga tidak tebang pilih yang artinya semua diperlakukan sama. Kalau ada calon yang memasang gambar di setiap desa bagaimana dan terkesan tidak ditertibkan. Kami menghormati tugas panwaslu tersebut tetapi kami  ingin mereka tetap komitmen dan tidak pilih kasih,” tegas Luthfi.

Bukan hanya itu saja, Luthfi menilai sebuah media sosialisasi itu terkadang keluar dari aturan yang ada. Maksudnya, sebuah nlai seni tidak bisa disangkutpautkan dengan sebuah kampanye selama tidak memenuhi unsur kampanye itu sendiri.

“Sebuah ekspresi terkadang keluar dari ruang dan waktu sehingga tidak bisa dikaitkan oleh aturan. Selama kami  hanya mengeluarkan ekspresi kami, apakah bis disebut melanggar. Kan tidak juga,” tandasnya.

Salah satu Komisioner KPU Kabupaten Cirebon, Husnul Khotimah, Rabu (14/2), mengakatan penertiban APK sudah diatur dalam  Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No 4/2017 tentang Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

“Atribut pasangan calon yang ada harus ditertibkan, karena besok (hari ini, red) masa kampanye. Maka dari itu kami mengimbau kepada tim pemenangan untuk menurunkan segera,” kata  Husnul Khotimah, Rabu (14/2).

Sebetulnya, lanjut Husnul, KPU telah mensosialisasikan terkait hal itu. Bahkan jadwal kampanye juga sudah disebarluaskan. “Harusnya tim sudah mulai menurunkan, karena pada 15 Februari harus bersih,” paparnya. (yog/ari)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Baliho Calon Kepala Daerah Masih Terpasang, Satpol PP Beri Waktu Lima Hari "

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...