Ara Tepis Isu Ketua DPC PDIP Tidak Dukung Pasangan Karna-Tarsono

maruar sirait temui ribuan kader pdip majalengka

RAKYATCIREBON.CO.ID  - Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Maruarar Sirait menegaskan, PDIP kabupaten Majalengka solid dan satu komando jelang pilkada serentak Juni nanti.

Pria yang akrab disapa Ara itu menuturkan, berdasarkan hasil survei, PDIP merupakan partai yang dipercayai rakyat dan presiden Jokowi juga sama. "Jika ada orang yang ingin memecah belah partai ya, tapi kita menolak itu. Kita akan lawan semua itu," tegas Ara.

Hal itu disampaikan Ara ketika melakukan silaturrahmi dengan ribuan pengurus DPC PDIP Kabupaten Majalengka yang terdiri dari pengurus DPC, PAC, dan anak ranting se-Kabupaten Majalengka, di kantor DPC PDIP setempat.

Kehadiran Ara tersebut dalam rangka mempersatukan kembali terkait isu perpecahan di internal partai pada pengusungan calon kepala daerah di Pilkada Majalengka 2018.

Menurutnya, Karna-Tarsono merupakan kader Bupati Sutrisno yang harus melanjutkan kepemimpinananya. Diakui Ara, dirinya juga telah membangun pondasi yang kuat dalam menata Majalengka di masa mendatang.

“Pak Sutrisno dan pak Karna selama sepuluh tahun telah bersama-sama membangun Majalengka, dibantu Ketua DPRD pak Tarsono di legislatif. Untuk itu, kepemimpinan ini harus dilanjutkan oleh Karna-Tarsono, agar pembangunan terus berjalan dengan baik," paparnya.

Menurut Ara, sebagai anggota DPR RI yang sudah 14 tahun menjadi anggota dewan, dirinya  melihat dengan fakta jika pembangunan di Kabupaten Majalengka terus melesat di bawah kepemimpinan bupati Majalengka Sutrisno.

"Lihat saja, sarana dan prasana infrastruktur terus dibangun, bandara internasional di Kertajati terus berproses, bagaimana desa terus dibangun, kawasan industri terus meningkat. Tentunya semua itu harus dilanjutkan estafet kempimpinannya oleh pasangan Karna-Tarsono, agar Majalengka terus maju dan rakyatnya semakin sejahtera," tegas Ara.

Sementara itu, sekretaris DPD PDIP Jawa Barat Abdi Yuhana menjelaskan, beredarnya isu mengenai tidak ada dukungan dari Ketua DPC PDIP H Sutrisno kepada pasangan Karna-Tarsono sudah terbantahkan dan terjawab dalam pertemuan ini.

Dia berharap, Majalengka bisa kembali mempertahankan kursi kekuasaan yang ada saat ini dan tetap menjadikan Majalengka sebagai basis merah. "Di Majalengka menang, di Jawa Barat pasangan Hasanah juga harus menang," tuturnya.

Ketua DPC PDIP Kabupaten Majalengka H Sutrisno mendukung penuh pasangan Karna-Tarsono untuk melanjutkan kepemimpinannya di masa mendatang. "Saya sudah susah payah membangun partai ini, maka kedepan pengganti saya harus dari kader PDIP," katanya.

Ditempat yang sama, bakal calon Bupati Majalengka Dr H Karna Sobahi MMPd menuturkan, dengan adanya silaturrahmi ini semakin menegaskan jika persoalan yang terjadi diinternal partai sudah selesai.

"Semua sudah clear, tidak ada persoalan lain. Kami sudah siap menghadapi pertarungan Pilkada Majalengka," ucapnya.

Hal senada juga dikatakan bakal calon wakil bupati Majalengka, Tarsono D Mardiana. Menurutnya, dinamika politik yang berkembang saat ini, yang menyebutkan jika ada keretakan di tubuh PDIP, itu sesungguhnya tidak ada.

"Perbedaan pandangan merupakan hal yang sudah terbiasa terjadi di PDIP sejak dulu. Tapi prinsipnya di partai kami satu komando dan tegak lurus. Kami berdua siap melanjutkan kepemimpinan bupati Sutrisno," imbuhnya.(hsn)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Ara Tepis Isu Ketua DPC PDIP Tidak Dukung Pasangan Karna-Tarsono"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...