PKS Tidak Keluarkan Rekomendasi, Siswandi-Euis Batal Ikut Pilwalkot

ketua dpd pks kota tidak mengerti putusan dpp

RAKYATCIREBON.CO.ID  – Nasib tragis dialami oleh Irjen Pol Siswandi dan Hj Euis Fety Fatayati. Keinginannya untuk mendaftar sebagai pasangan calon walikota dan wakil walikota Cirebon kandas karena hingga penutupan pendaftaran pukul 00.00 tadi malam, kekurangan modal suara untuk mendaftar.

Rencananya, Siswandi akan didaftarkan oleh tiga partai yakni Gerindra (3 kursi), PAN (3 kursi) dan PKS (3 kursi). Sembilan kursi yang ada cukup untuk memenuhi syarat pendaftaran yang hanya membutuhkan 7 kursi.

Namun, jam-jam terakhir terakhir ditutupnya waktu pendaftaran,  DPD PKS melakukan gerakan yang mengejutkan. Saat PAN dan Gerindra sudah sepakat mengeluarkan rekomendasi, DPD PKS Kota Cirebon malah mengambil langkah abstain dengan tidak mau mengeluarkan rekomendasi untuk siapapun, termasuk untuk Siswandi.

Ketua DPD PKS Kota Cirebon, H Karso, tadi malam mengatakan PKS adalah partai yang memiliki pertimbang-pertimbangan, baik tingkat kota, provinsi ataupun pusat. Dan tentunya tidak dikeluarkannya rekomendasi untuk Pilwalkot Cirebon ini juga sudah berdasarkan pertimbangan dari DPP PKS.

"Ini (tidak mengeluarkan rekomendasi, red) sudah final. Di daerah hanya sebagai pelaksana, sehingga tidak dapat mengubah keputusan dari pusat, alasannya pun kami tidak tahu," ungkap Karso di kantor DPD PKS Kota Cirebon, tadi malam.

Tugas dari DPD PKS Kota Cirebon dalan proses menuju pilwalkot sendiri, kata Karso, sudah dilaksanakan dengan baik. Mulai dari menyampaikan konstalasi politik  di daerah hingga melaporkan peta-peta kekuatan politik yang sudah terbangun.  "Kewenangan kita di DPD sudah dilaksanakan, sementara hasil dan keputusannya semua ada di pusat," lanjut dia.

Sebagai wujud keseriusan DPD PKS Kota Cirebon, Karso menuturkan pihaknya sudah berusaha semaksimal mungkin melakukan gerakan, termasuk melengkapi segala bentuk pemberkasan untuk Koalisi Umat, meskipun pada ujungnya semua keputusan adai di tingkat pusat.

"Saya sudah maksimal memperjuangkan koalisi umat, kalau tidak tentu saya akan cuek dengan pemberkasan, sampai semua diketik di komputer saya," ujarnya.

Meski hanya 6 kursi dan kurang 1 kursi lagi, pasangan Siswandi-Euis tetap mendatangi KPU Kota Cirebon, tadi malam. Dengan wajah yang sudah kelelahan, Siswandi masih berharap akan datang menyusul ke KPU untuk menggenapkan suaranya.

Tapi detik hingga detik, yang ditunggu tidak kunjung datang, sampai akhirnya waktu yang ditetapkan KPU habis. Pendaftaran resmi ditolak!.

Usai berkasnya dikembalikan oleh KPU, Siswandi mengatakan, terimkasih kepada KPU, meski pendaftaran yang dilakukan dirinya dengan pasangannya dianggap tidak lengkap. “Saya merasa bangga dengan PAN dan Gerindra yang tetap datang, meski berkas akhirnya dikembalikan,” kata Siswandi.

Mantan Kapolresta Cirebon itu juga menyesalkan, kata-kata membangun kebersamaan mudah sekali diucapkan namun sangat sulit untuk dilaksanakan. “Bisa lihat sendiri kan?” kata Siswandi.

Siswandi juga mengatakan, meskipun tidak diberikan untuk mengikuti pilwalkot, namun semangatnya untuk membangun Kota Cirebon tidak akan surut.

“Semoga kota ini menjadi lebih baik, dan saya jalan-jalan ke sini lagi akan ada perubahan yang signifikan,” ujarnya.

Dengan demikian, Pilwalkot di Kota Cirebon akan diikuti oleh dua pasangan saja, yakni pasangan Nasrudi Azis-Eti Herawati  dan pasangan Bamunas Budiman-Effendi Edo. (sep)
loading...

Dapatkan berita terkini:

0 Response to " PKS Tidak Keluarkan Rekomendasi, Siswandi-Euis Batal Ikut Pilwalkot "

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus