Jangan Tergiur Politik Uang!

ppk palasah majalengka sosialisasi tahapan pilkada

RAKYATCIREBON.CO.ID - Muspika bersama PPK Kecamatan Palasah Kabupaten Majalengka meminta warga agar jangan tergiur politik uang. Alasannya, politik uang tersebut tidak akan bisa memunculkan sosok pemimpin Majalengka yang berkualitas.

Hal ini ditegaskan Camat Palasah, Andik Sujarwo dalam rapat sosialisasi yang berlangsung di aula kecamatan, Jumat (12/1). ‎Rapat koordinasi bersama stakeholder  itu mengupas tahapan pilkada serentak tahun 2018.

Menurutnya, di tingkat PPK kecamatan, harus bisa m‎enjadikan Pilgub Jabar 2018 sebagai sarana edukasi politik dan wahana wisata politik untuk warga Jawa Barat. Proses pemilu pertama tahun 1955, sebelumnya di zaman Belanda sudah ada pemilu untuk pemilihan kepala desa.

"Diharapkan agar partisipasi masyarakat dalam memilih meningkat dari tahun sebelumnya. Karena hal ini akan sangat mementukan arah pembangunan lima tahun ke depan," ungkapnya.

Andik berpesan, kepada masyarakat untuk jangan mau dipermainkan dengan politik uang. Karena hal tersebut akan berakibat dan merusak moral dan kultur. Sehingga nanti melahirkan kepala daerah yang tidak berkualitas.

"Politik uang jika terus dipelihara akan mendatangkan pemimpin yang tidak berkualitas. Oleh karena itu, masyarakat harus benar-benar mengindahkannya," ujarnya.

Sementara itu, Ketua PPK Kecamatan Palasah, Ipid SPD mengatakan, tahapan pilkada serentak sudah dimulai. Tahapan selanjutnya di tingkatan PK dan PPS akan segera mengecek daftar pemilih sementara untuk kemudian ditetapkan sebagai daftar pemilih tetap.

"Nanti akan ada petugas yang datang ke rumah-rumah warga, tugas mereka mengecek siapa saja yang sudah memenuhi syarat untuk nyoblos. Setelah beres, dilaporkan ke PPK kecamatan dan KPUD. Prosesnya cukup panjang. Dan nanti diumumkan pada 29 April 2018," imbuhnya. (hrd)
loading...

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Jangan Tergiur Politik Uang!"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus