Pasangan Haririe-Hardiman Menyerah Saat Penghitungan Dukungan

SUMBER - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cirebon menyatakan tidak ada bakal calon dari jalur perseorangan pada pemilihan bupati dan wakil bupati Cirebon tahun 2018. Demikian disampaikan Ketua KPU, Saefudin Jazuli dalam press rilis yang dibagikan ke awak media, Minggu (3/12).
pilbup cirebon tidak diikuti calon independen
Pasangan Haririe-Hardiman saat menyerahkan berkas dukungan ke KPU kabupaten Cirebon. Foto: Ari/Rakyat Cirebon
Berdasarkan PKPU No 1/2017 tentang tahapan, program dan jadwal pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati serta walikota dan wakil walikota tahun 2018. Serta PKPU NO 7 tahun 2017 tentang tahapan, program dan jadwal pemilihan umum tahuh 2019.  

"Bahwa KPU Kabupaten Cirebon menyampaikan telah menutup masa penyerahan dukungan yang dilaksanakan pada 25-29 November," tuturnya.

Kemudian dalam masa penyerahan dukungan tersebut, terdapat satu bakal calon yang menyerahkan dukungan yaitu atas nama Hamzah Haririe-Dr Hardiman MMA. Akan tetapi, lanjut pria yang akrab disapa Asep, bakal pasangan calon tersebut secara sepihak menghentikan proses perhitungan. 

"Oleh karena itu kami tetapkan tidak memenuhi syarat. Dengan demikian KPU Kabupaten Cirebon menyatakan tidak ada bakal calon dari jalur perseorangan pada Pilkada 2018 Kabupaten Cirebon," tegasnya.

Lebih lanjut disampaikan, sedangkan terkait dengan masa penelitian administrasi dan verifikasi faktual parpol peserta pemilu 2019. KPU telah menerima dokumen perbaikan keanggotaan parpol sesuai tahapan yakni pada 1 Desember 2017 pukul 24.00 WIB.

"Verifikasi faktual parpol akan dilaksanakan pada tanggal 12 Desember sampai 25 Januari nanti," imbuhnya. 
Perlu diketahui, pada 29 November lalu pada pukul 22.00 WIB bakal calon perseorangan Hamzah Haririe- Dr Hardiman menyerahkan berkas dukungan ke KPU. 

Usai menerima berkas tersebut, KPU langsung melakukan penghitungan hingga esok harinya, namun pihak Hamzah Haririe menghentikan proses penghitungan secara sepihak. 

 KPU Kabupaten Cirebon menetapkan bakal calon perseorangan (independen) yang ingin maju dalam Pilkada Kabupaten Cirebon 2018 harus mengumpulkan dukunga nminimal 113.111 dukungan suara. Jumlah itu mengacu pada jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilpres 2014 di Kabupaten Cirebon.

"Jadi para bakal calon independen yang ingin maju dalam pilkada Kabupaten Cirebon harus mengantongi dukungan minimal 113.111 suara," kata Asep. 

Asep  menjelaskan, DPT Kabupaten Cirebon saat Pilpres 2014 mencapai 1.740.165 suara. Berdasarkan aturan, maka syarat minimal dukungan bagi calon independen yang ingin maju dalam pilkada Kabupaten Cirebon adalah 6,5 persen dari 1.740.165 suara.

Denganjumlah kecamatan di Kabupaten Cirebon yang berjumlah 40 kecamatan, maka jumlah persebaran dukungan untuk calon perseorangan itu minimal di 21kecamatan.

Bentuk dukungan terhadap para bakal calon independen tersebut dibuktikan dengan penyerahan foto kopi kartu tanda penduduk elektronik (E-KTP) atau surat keterangan (suket) dari Disdukcapil Kabupaten Cirebon milik warga yang mendukung mereka.(ari)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Pasangan Haririe-Hardiman Menyerah Saat Penghitungan Dukungan "

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...