Sterilisasi PKL Geser ke By Pass

KEJAKSAN – Setelah melakukan sterilisasi Pedagang Kaki Lima (PKL) di trotoar sisi Jalan Pemuda, Satpol PP Kota Cirebon terus bergerak melakukan tindakan serupa terhadap warung-warung liar di sisi Jalan Brigjen Darsono By Pass. 
satpol pp kota cirebon segera tertibkan pkl jalan by pass
Satpol PP saat menertibkan PKL di jalan Pemuda Kota Cirebon. dok. Rakyat Cirebon
Petugas penegak perda itu sudah menerbitkan surat teguran pertama sampai ketiga. “Di Jalan Pemuda sudah beres, tapi terus kita pantau. Sekarang kita geser ke warung-warung di pinggir Jalan By Pass untuk ditertibkan,” ungkap Kepala Satpol PP Kota Cirebon, Drs Andi Armawan, ditemui di halaman Balaikota Cirebon, Kamis (23/11).

Penertiban itu dilakukan demi keindahan dan kerapian tata kota. Terlebih, disinyalir beberapa warung di pinggir Jalan By Pass kawasan perempatan Jalan Pemuda, dijadikan tempat berkumpulnya gelandangan dan pengemis (gepeng). “Terlebih lagi di sana ada beberapa warung jadi tempat mangkal mereka (gepeng, red),” ujarnya.

Mengenai surat teguran, Andi mengatakan, pihaknya sudah menerbitkan surat teguran hingga ketiga kali. Terhadap pedagang juga sudah diimbau untuk membongkar sendiri lapaknya. “Kita sudah minta agar pedagang membongkar sendiri lapaknya,” kata dia.

Sementara terpisah, juru bicara Lembaga Bantuan dan Konsultasi Hukum (LBKH) Unswagati sebagai penerima kuasa PKL Jalan Pemuda, Agus Dimyati SH MH mengatakan, saat ini beberapa PKL tetap berjualan di sisi jalan menuju Sunyaragi atau samping Makodim 0614/Kota Cirebon.

“Untuk sementara waktu. Sambil menunggu adanya upaya penataan atau relokasi dari pemkot. Karena pedagang berjualan untuk mencukupi kebutuhan hidupnya,” ungkap pria yang akrab disapa Gusdim itu.

Bahkan, pihaknya mengancam, para PKL akan kembali ke lokasi semula untuk berjualan, bila Pemkot Cirebon tidak segera melakukan penataan dengan relokasi. Menurutnya, pemkot harus lebih bijak dalam menyikapi persoalan PKL. “Kalau tidak ada penataan, kemungkinan kembali seperti biasa,” kata dia.

Disinggung soal tantangan dari Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DPKUKM) Kota Cirebon agar LBKH memfasilitasi agar Unswagati menyediakan lahan untuk pedagang, Gusdim menilai, hal itu sulit terwujud. “Karena lahan di kampus sudah tidak ada lagi,” katanya. (jri)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Sterilisasi PKL Geser ke By Pass"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...