Rekomendasi Oki-Edo 99 Persen

CIREBON – Meski beberapa kali langkahnya dijegal oleh elit tertentu di DPD Partai Golkar Kota Cirebon, namun peluang bakal calon walikota/wakil walikota dari Beringin, Effendi Edo SAP MSi untuk mendapatkan rekomenasi mendekati kenyataan. Edo dikabarkan akan direkomendasi menjadi calon wakil walikota, mendampingi H Bamunas S Boediman MBA dari PDIP.
pdip berkoalisi dengan golkar di pilwalkot cirebon
Plt Ketua DPD AMPI  Kota Cirebon Firdaus Yunanda. Foto: Fajri/Rakyat Cirebon 
“Rekomendasi untuk Pak Oki (sapaan akrab Bamunas, red) dan Pak Edo sudah 99 persen. Diperkirakan akhir bulan ini rekomnya turun. Kemungkinan besar berbarengan (PDIP-Partai Golkar),” ungkap Plt Ketua DPD Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kota Cirebon, Firdaus Yunanda, ditemui di salah satu restoran Jalan Kartini, Jumat (24/11).
Dia menegaskan, AMPI Kota Cirebon sebagai organisasi “muhrim” Partai Golkar akan mendukung penuh pasangan Oki-Edo yang bakal direkomendasi PDIP dan Partai Golkar. “Kita tetap mendukung Oki-Edo untuk bertarung di Pilwalkot 2018,” katanya.
Firdaus menjelaskan, Edo di samping akan direkomendasi oleh Partai Golkar, juga bakal mendapatkan “tiket” dari PPP. Dengan begitu, setidaknya PDIP, Partai Golkar dan PPP akan mengusung duet Oki-Edo. “Bahkan PKB dan PKPI juga akan ke kita. Karena irisan koalisi di pusat, kedua partai itu bagian dari poros pemerintah,” ujarnya.
Mengenai dukungan terhadap Oki-Edo, Firdaus menuturkan, pihaknya berasumsi bahwa hanya pasangan itu yang mampu menumbangkan petahana di pilwalkot. Selain kemampuan kepemimpinan Oki dan kemampuan Edo dalam tata kelola birokrasi.
“Pertimbangannya itu. Pak Oki akan mampu menata kota dan Pak Edo mahir dalam menata birokrasi karena kebetulan beliau birokrat,” kata pria berkacamata itu.
Ditanya mengenai upaya penjegalan beberapa elit DPD Partai Golkar Kota Cirebon terhadap Edo, Firdaus menilai hal itu wajar. Di Partai Golkar, persaingan di internal partai sudah seperti tradisi. “Itu hal biasa terjadi di Partai Golkar, karena sudah seperti kebiasaan. Tapi nanti juga fatsun pada keputusan DPP,” katanya.
Sementara terpisah, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPD Partai Golkar Kota Cirebon, Lili Eliyah SH MM belum bersedia memberikan penjelasan terkait rumor penjegalan Edo ketika DPP hendak memutuskan untuk merekomendasinya pada Senin lalu.
Sebelumnya, Edo sendiri mengaku belum tahu mengenai adanya aksi penolakan dari DPD ketika DPP hendak memutuskan dirinya akan direkomendasi. “Saya belum tahu. Rapat itu kewenangan struktural partai dan saya menghormati proses itu,” kata Edo.
Namun demikian, meski selama ini segelintir pihak berupaya menjegal langkahnya, Edo mengaku tetap optimis akan mendapatkan rekomendasi. Rasa optimismenya itu didasari pada ikhtiar politik yang sejauh ini sudah dilakukannya. “Kalau optimis, insya Allah tetap optimis. Tapi kembali lagi, DPP yang memutuskan,” katanya. 

Sementara menurut analisa pemerhati politik Cirebon, Sutan Aji Nugraha, pilwalkot bisa jadi hanya diikuti tiga kandidat jiksa wacana yang sempat santer mengemuka, yaitu duet Bamunas S Boediman dan Effendi Edo terwujud. Itu artinya, PDIP berpeluang akan berkoalisi dengan Partai Golkar dan PPP.

 “Dengan catatan, Oki (sapaan akrab Bamunas, red) direkomendasi PDIP berduet dengan Edo bila direkomendasi Partai Golkar dan PPP. Di Koalisi 432, persis tinggal Partai Hanura, kemana akan melangkah itu tergantung kebijakan partainya. Tapi bisa jadi masuk Koalisi Umat, karena kedekatan antar ketua parpol,” kata dia.

Sementara terpisah, Oki sendiri mengaku belum tahu soal kemungkinan dirinya direkomendasi dengan Edo ataupun Edi Suripno. Hanya saja, ia mengakui, beberapa hari lalu duduk bersama Edi di kegiatan reses Anggota Fraksi PDIP, Fitria Pamungkaswati sekaligus peresmian PAC PDIP Harjamukti. “Belum ada (rekomendasi),” kata Oki. (jri)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Rekomendasi Oki-Edo 99 Persen"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...