Golkar Melirik Koalisi Umat, PKS Puji Edo Sudah Punya Jaringan di Bawah

CIREBON – DPD Partai Golkar Kota Cirebon seperti tengah limbung dalam menentukan arah politik menuju Pemilihan Walikota (Pilwalkot) 2018 mendatang. Setelah membangun kesepakatan dengan Partai Hanura dan PPP dalam poros Koalisi 432, Beringin justru bermain mata dengan Koalisi Umat.
jelang pilwalkot cirebon golkar bertemu koalisi umat
PAN, PKS dan Gerindra Kota Cirebon saat bentuk Koalisi Umat. dok. Rakyat Cirebon
Partai Golkar dijadwalkan akan bertemu tiga parpol komponen Koalisi Umat, yakni PKS, PAN dan Partai Gerindra di kantor DPD PAN Kota Cirebon, Selasa (28/11) besok. Langkah Partai Golkar itu sepertinya sebagai salah satu antisipasi, bila akhirnya PDI Perjuangan mengusung sepaket calon, sehingga tak mungkin berkoalisi.
“Hari Selasa (besok), kami akan bertemu dengan struktur Partai Golkar. Rencananya akan bertemu di kantor DPD PAN Kota Cirebon,” ungkap Ketua DPD PKS Kota Cirebon, H Karso kepada Rakyat Cirebon, Minggu (26/11).
Ia menambahkan, sejak awal dibentuk dan dideklarasikan, Koalisi Umat akan terbuka bagi parpol mana saja yang memiliki semangat yang sama dalam Pilwalkot 2018 mendatang. Hanya saja, semangat kesetaraan dalam Koalisi Umat menjadi dasar utama. Tidak ada kandidat yang superior dan dipatok harus diusung.

“Koalisi Umat membuka pintu untuk partai lain, terutama yang akhir-akhir ini kabarnya mau bergabung. Tapi harus ikur aturan main, syaratnya jangan mematok untuk mengusung figur tertentu,” ujarnya.

Meski Partai Golkar melalui rapat plenonya memutuskan mendukung salah satu kandidat Calon Walikota, Brigjen (Pol) Drs Siswandi, tapi Koalisi Umat belum bisa memastikan untuk mengusung nama itu. Karena dalam penentuannya, harus melalui mekanisme survei bersama.

“Kita masih tetap belum bisa memastikan, dia (Siswandi, red) harus E1. Karena Koalisi Umat sudah 9 kursi. Sementara dari sisi kekuatan, beliau (Siswandi, red) juga kader Partai Golkar bukan, kemudian di bawah juga tidak nampak. Mungkin agak ke Edo, karena jaringan di bawahnya sudah ada dan tinggal menjalankan saja,” tuturnya.

Ditegaskan Karso, pihaknya di Koalisi Umat tidak akan melihat siapa yang sudah didukung Partai Golkar untuk diusung. Yang terpenting, Partai Golkar berkomitmen untuk ikut aturan main di Koalisi Umat, misalnya dalam penentuan figur yang akan diusung melalui mekanisme survei bersama.

“Dalam konteks sekarang, kita tidak menganggap itu. Artinya, masih cair saja, apakah itu Siswandi ataukah Edo. Yang penting, ketika mereka mau gabung dan komitmen untuk ikut aturan main, bisa gabung dan boleh mengusulkan kandidat untuk disurvei bersama,” terangnya.

Saat ditanya soal kemungkinan Partai Hanura juga akan bergabung ke Koalisi Umat, Karso mengaku, belum ada sinyal itu. Justru, ia mengatakan, PPP yang mengisyaratkan akan merapat. “Kalau Hanura belum ada (komunikasi untuk gabung). Kemarin bertemu Bu Een hanya ngobrol biasa. Justru PPP yang katanya ingin gabung,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPD Partai Golkar, Lili Eliyah SH MM mengaku belum tahu persis rencana pertemuan partainya dengan Koalisi Umat besok. “Belum tahu, belum ada kabar,” kata Lili. (jri)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Golkar Melirik Koalisi Umat, PKS Puji Edo Sudah Punya Jaringan di Bawah"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...