Bamunas-Heru Muncul Lagi, Rekom PDIP Bakal Mengejutkan

CIREBON – PDI Perjuangan diprediksi akan memberikan kejutan untuk Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Cirebon 2018 mendatang. Bulan ini bisa jadi para kandidat bakal calon walikota maupun wakil walikota di PDIP tengah berdebar-debar. Pasalnya, rekomendasi dikabarkan akan turun pada Oktober ini.
kader pdip rebutan rekomendasi di pilwalkot cirebon
Dua kandidat bakal calon walikota dan wakil walikota dari PDIP, H Bamunas S Boediman (kiri) bersama drg H Heru Purwanto MARS, dalam sebuah kesempatan, beberapa waktu lalu. Foto: Fajri/Rakyat Cirebon
Di tengah persaingan sengit antara Ketua DPC PDIP Kota Cirebon, Edi Suripno SIP MSi dengan kandidat bacawalkot PDIP, H Bamunas S Boediman MBA dalam perebutan rekomendasi calon walikota atau E1, beberapa hari terakhir ini santer tersiar kabar bahwa rekomendasi sudah disiapkan DPP PDIP.
Konon, rekomendasi mengarah ke Bamunas untuk calon E1. Sedangkan di posisi E2, justru nama mantan Direktur RSUD Gunung Jati, drg H Heru Purwanto MARS disebut-sebut yang akan diusung. Kemungkinan duet Bamunas-drg Heru (Baru) sebenarnya sempat ramai diperbincangkan publik Kota Cirebon beberapa waktu lalu.
Kedua figur itu dianggap tepat untuk menghadirkan solusi bagi Kota Cirebon. Betapa tidak, Bamunas berlatarbelakang sebagai pengusaha sukses pernah mencicipi kontestasi pilwalkot pada edisi 2013 meski akhirnya gagal menang, dipadukan dengan kemampuan drg Heru sebagai mantan birokrat dan profesional yang sudah membuktikan diri sukses memimpin RSUD Gunung Jati.
Sumber Rakcer di internal PDIP menyebutkan, rekomendasi kemungkinan besar akan turun ke Bamunas sebagai calon E1 lantaran bos Grage Grup itu masih memiliki kedekatan dengan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarno Putri. Begitu juga dengan drg Heru, dia juga punya akses khusus ke Sekjen PDIP, Hasto Kritiyanto.
“Yang terakhir dipanggil DPP secara khusus dari Kota Cirebon itu Pak Oki (sapaan akrab Bamunas, red). Di sana ada beberapa calon kepala daerah dari daerah lainnya yang juga dipanggil,” ucap sumber tersebut.
Di lain kesempatan, drg Heru juga dikabarkan merapat ke DPP. Selain pendekatan melalui Sekjen Hasto, ternyata drg Heru juga menggunakan akses Ketua DPP PDIP, Rokhmin Dahuri. “Pak Rokhmin itu salah satu orang yang sangat dekat sama Bu Mega,” kata kader PDIP itu.
Sementara itu, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPC PDIP Kota Cirebon, Benny Sujarwo mengakui, rekomendasi untuk calon E1 dan E2 dari DPP PDIP kemungkinan besar akan turun di bulan Oktober ini. “Memang kemungkinan besar di bulan ini,” kata Benny, saat dikonfirmasi.
Namun, Benny mengaku, pihaknya belum mengetahui siapa yang akan direkomendasi oleh DPP PDIP. Pihaknya baru akan tahu persis, ketika rekomendasi itu sudah diterbitkan dan disampaikan ke DPC. “Kita belum tahu siapa yang direkomendasi. Tapi siapapun itu, tentu harus didukung dan dimenangkan,” kata dia.
Selain itu, Benny juga menyampaikan, PDIP di Pilwalkot Cirebon 2018 hampir dipastikan akan berkoalisi dengan parpol lain. Adapun figur yang diusung, tergantung kesepakatan parpol mitra koalisi. “Kalau partai berkoalisi. Tapi kalau figur yang diusung, bagaimana kesepakatan (bisa jadi sepaket dari PDIP, red),” katanya.
Sebelumnya, mengenai pemanggilan ke DPP PDIP, Bamunas sendiri sudah mengakuinya. Ia dipanggil DPP PDIP pada Jumat, 15 September lalu. Bamunas hadir di sana bersama beberapa calon kepala daerah dari daerah lain. “Benar (dipanggil DPP PDIP), sudah pada hari Jumat 15 September 2017,” ungkap Bamunas.
Dia menambahkan, di DPP PDIP dirinya diwawancarai mengenai kesiapan dalam menghadapi pilwalkot. Namun soal rekomendasi yang kemungkinan besar jatuh ke tangannya, Bamunas mengaku belum tahu. “Diwawancarai. Belum tahu, masih dikaji oleh DPP,” kata dia. (jri)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Bamunas-Heru Muncul Lagi, Rekom PDIP Bakal Mengejutkan "

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...