Sopir Angkot Kembali Hadang Taksi Online

HARJAMUKTI Sweeping para sopir angkot kepada taksi online terus berlanjut. Setelah sebelumnya beberapa sopir angkot memberhentikan taksi online di jalan Cipto Mangunkusumo, kemarin, penghadangan kembali terjadi di daerah Perumnas.
sopir angkot kembali bentrok dengan taksi online
Sopir angkot hadang taksi online di Harjamukti. Foto: Asep/Rakyat Cirebon
Sejumlah sopir angkutan kota trayek D5 dua kali menghadang taksi online saat hendak menaikkan penumpang di depan sebuah mall di persimpangan Rajawali, Harjamukti, Kota Cirebon.

Jimi, salahsatu sopir angkot D5 menuturkan bahwa penghadangan taksi online kemarin berawal saat sebuah mobil jenis Agya berwarna hitam dengan nopol E 1702 YT berhenti di depan Giant. 

Tak lama tiga orang penumpang menghampiri mobil tersebut, namun saat hendak masuk ke mobil, para sopir menghampiri dan menginterogasi sang pengemudi.

Meski sempat mengelak, sang sopir pun akhirnya mengakui bahwa ia adalah pengemudi angkutan online.

"Awalnya ada tiga penumpang mas, kita tawarin naik mobil angkot, elft, gada yang mau. Nah dia maenan HP, ya kita curiga, kemudian dateng mobil hitam, dari situ para sopir mulai emosi, terlebih saat tahu itu taksi online," ungkap Jimi yang masih dalam keadaan naik pitam.

Setelah sempat adu mulut, taksi online pun dibiarkan pergi setelah petugas kepolisian di lokasi membawa surat-surat kendaraannya.

Namun ternyata tak sampai disitu, kemarahan para sopir kembali terpancing saat sebuah mobil jenis Xenia berhenti di tempat yang sama dan menaikan penumpang. 

Saat itu di seberang para sopir angkot yang masih berkerumun langsung berlari dan menggebrak-gebrak mobil putih yang ternyata juga merupakan taksi online.

Melihat para sopir angkot yang dibakar kemarahan, sang pengemudi pun tak berani keluar sampai akhirnya dilerai oleh petugas kepolisian yang saat itu sedang menggelar operasi terpadu tak jauh dari lokasi tersebut.

"Tidak marah gimana mas, abis itu datang lagi, naikin penumpang di depan para sopir, untung teman-teman masih bisa ditahan," jelas Jimi.

Sementara itu, koordinator lapangan angkutan kota trayek D5, Andri Bendul menyatakan bahwa para sopir tidak akan berbuat anarkis jika segera ada kebijakan untuk menolak hadirnya transportasi online di Kota Cirebon.

"Kami juga perlu makan mas, sopir-sopir ya pasti emosi ketika penumpangnya naik taksi online tepat didepan mata mereka, makannya kami tetap meminta agar pemkot segera membuat kebijakan untuk menolak transportasi online," tegas Andri. (sep)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Sopir Angkot Kembali Hadang Taksi Online"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...