Resmi, Gerindra Merapat ke KCM

CIREBON – DPC Partai Gerindra terlebih dahulu menempuh mekanisme organisasi sebelum menandatangani kesepakatan bergabung dengan Koalisi Cirebon Maju (KCM). 
jelang pilwalkot cirebon gerindra gabung ke kcm
Rapat pleno Gerindra Kota Cirebon. Foto: Fajri/Rakyat Cirebon
Kemarin sore (11/8), Partai Gerindra memutuskan secara resmi melalui rapat pleno diperluas di sekretariat DPC setempat, akan bergabung dengan koalisi yang sudah dideklarasikan Partai Demokrat, PKS dan PKB itu.
“Alhamdulillah kita baru saja menyelesaikan rapat pleno diperluas. Selain pengurus DPC, PAC juga hadir. Hasilnya, kita bersepakat untuk bergabung dengan KCM,” ungkap Ketua DPC Partai Gerindra Kota Cirebon, H Eman Sulaeman.
Eman menambahkan, rapat pleno diperluas yang digelar pihaknya sebagai salah satu mekanisme berdasar ketentuan regulasi internal partainya. Dengan begitu, keputusan untuk bergabung dengan poros koalisi petahana Walikota Cirebon, Drs Nasrudin Azis SH bukan lagi karena keinginan perorangan.
“Tapi ini sudah menjadi keputusan partai, setelah melalui mekanisme resmi berupa rapat pleno ini. Kita juga bikin berita acara rapat pleno ini, sebagai bukti administrasi,” jelasnya.
Setelah tahapan itu, kata Eman, selanjutnya tinggal penandatanganan kesepakatan dengan KCM. Tapi sebelum itu, Eman mengaku, pihaknya ingin mendapatkan penjelasan dulu mengenai poin-poin yang sudah disepakati di KCM lebih dulu oleh tiga parpol.

“Tinggal tandatangan kesepakatan. Tapi memang kita perlu mempelajari dulu poin-poinnya. Walau secara garis besar sudah disampaikan waktu saya silaturahmi ke Pak Azis, dan tidak ada masalah,” kata mantan anggota DPRD Kota Cirebon periode 2009-2014 itu.

Sementara itu, Sekretaris DPC Partai Gerindra, H Heru Cahyono MESy membantah dirinya menolak Azis, sebagaimana rumor yang berkembang. Heru menegaskan, ia akan fatsun kepada keputusan partai secara resmi. “Apapun keputusan partai, kita harus melaksanakannya,” kata Heru, ditemui di kawasan Kesambi.

Dengan disahkannya Partai Gerindra untuk bergabung dengan KCM, Heru mengaku siap bersaing dengan petahana untuk mendapatkan rekomendasi bersama dan diusung di Pilwalkot 2018 mendatang.

“Siap bersaing untuk memperebutkan rekomendasi dari partai mitra koalisi. Karena untuk menentukan siapa yang akan diusung, berdasarkan hasil survei bersama terhadap kandidat yang dimunculkan masing-masing parpol di dalam KCM,” tuturnya.

Alumnus pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon itu mengklaim, tingkat elektabilitas atau keterpilihan dirinya dengan petahana bernilai sama. Apapun hasil survei bersama yang akan dilakukan, semua komponen di KCM harus menerima dan melaksanakannya.

“Secara personal elektabilitas saya dengan beliau (petahana, red) sama. Kalau hasil survei nanti, petahana lebih bagus, kita akui. Tapi kalau kita lebih bagus, petahana harus mengakui,” katanya.

Untuk diketahui, KCM sudah dideklarasikan oleh Partai Demokrat (3 kursi), PKS (3 kursi) dan PKB (2 kursi) pada Senin (7/8) lalu. 

Dua hari setelah itu, pada Rabu (9/8), Ketua DPC Partai Gerindra, H Eman Sulaeman bersama beberapa pengurus datang ke ruang kerja Walikota Azis di kompleks Bima, didampingi Ketua DPD PKS Kota Cirebon, H Karso. Di sana disampaikan, bahwa parpol pemilik 3 kursi di DPRD itu ingin bergabung dengan KCM. (jri)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Resmi, Gerindra Merapat ke KCM"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...