Nasdem Janji Tidak Bakal Minta Jatah Jabatan Hingga Proyek

CIREBON – Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Nasdem, Nining Indra Saleh mengakui, dirinya bersama Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPP Partai Nasdem, Enggartiasto Lukita sudah bertemu dengan petahana Walikota Cirebon, Drs Nasrudin Azis SH didampingi Ketua DPD Partai Nasdem, Dra Hj Eti Herawati.
nasdem siap berkoalisi dengan demokrat di pilwalkot cirebon
DPW Partai Nasdem Jabar jumpa pers. Foto: Fajri/Rakyat Cirebon
Pertemuan yang berlangsung di Jakarta, pada Senin (31/7) lalu itu dimaksudkan untuk membangun komunikasi politik dengan Azis, baik sebagai walikota maupun ketua DPC Partai Demokrat Kota Cirebon. 

Bahkan, Nining menyebutkan, Enggar juga ingin mengetahui dinamika politik menjelang Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Cirebon 2018 dari petahana.

“Pak Enggar sebagai tokoh Cirebon, wajar kalau ingin mendengar perkembangan terakhir terkait Pilkada Kota Cirebon dari beliau (Azis, red),” ungkap Nining, saat ditemui di sekretariat DPD Partai Nasdem Kota Cirebon, Rabu (2/8) kemarin.

Diakui Nining, Partai Nasdem dalam menghadapi Pilwalkot Cirebon 2018 punya banyak kemungkinan untuk melangkah. Yang pasti, partai besutan Surya Paloh itu ingin menang dalam kontestasi politik lima tahunan tersebut.

“Banyak kemungkinan untuk koalisi. Yang pasti kita ingin menang. Jadi untuk koalisi itu tidak hanya ikatan emosional, tapi ada standar tertentu sebelum kita mengambil keputusan,” ujarnya.
Begitupun dengan Partai Demokrat. Nining mengaku, pihaknya siap berkoalisi dengan Partai Demokrat, bila ternyata hasil survei mengarah ke sana. “Kita siap. Tapi kita lihat hasil survei dulu,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPW Partai Nasdem Jawa Barat, Saan Mustopa menyampaikan, khusus untuk Pilwalkot Cirebon 2018, pihaknya sejauh ini masih melakukan penjajakan dengan beberapa figur.

“Kita masih pada tahap proses untuk mencermati, untuk kita coba mempelajari nama-nama tokoh yang muncul di Kota Cirebon. Kita sedang cermati semua, dinilai semua,” kata Saan.

Ia menambahkan, Partai Nasdem tidak akan meminta mahar kepada kandidat yang akan diusung di Pilwalkot Cirebon 2018, begitu juga di pilkada lainnya. Bahkan, Partai Nasdem juga berjanji, tidak akan meminta jatah jabatan dinas sampai proyek plat merah. Hal itu dilarang bagi Partai Nasdem.

“Kita tidak menukar dukungan dengan bentuk materi uang. Kita juga tidak menukar dengan jabatan berapa kepala dinas, termasuk proyek. Kita tidak akan meminta alokasi proyek sekian miliar pertahun. Yang kita minta kerja keras dan komitmen untuk membawa Kota Cirebon lebih baik,” katanya.

Disampaikan Saan, mengenai kemungkinan koalisi, beberapa parpol sudah berkomunikasi. Meski pelaksanaan Pilwalkot Cirebon bersamaan dengan Pilgub Jabar, Saan menegaskan, poros koalisi tak melulu harus sama antara keduanya. “Koalisi kita jajaki semua. Tapi tidak mesti linear dengan pilgub. Termasuk dengan (peta koalisi) di pusat,” kata dia.

Disinggung mengenai pertemuan khusus antara Nining, Enggar, Eeng dan Azis pada Senin lalu, Saan menilai, hal itu wajar dilakukan partainya. Terlebih Azis sebagai ketua DPC Partai Demokrat dan petahana.

“Itu soal penjajakan. Kemarin (Senin, red) sudah dengan Pak Azis. Itu bagian proses biasa, ketika kita ingin membangun koalisi, termasuk komunikasi dengan ketua partai,” katanya. (jri)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Nasdem Janji Tidak Bakal Minta Jatah Jabatan Hingga Proyek"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...