Massa Ingin Temui Bupati, Merasa Dihalang-halangi

SUMBER  - Kericuhan mewarnai aksi unjukrasa yang menolak rencana pembangunan Pusat Grosir Tegalgubug Cirebon (PGTC), Selasa (8/8).  
demo tolak pusat grosir tegal gubug ricuh
Demo tolak PGTC ricuh. Foto: Ari/Rakyat Cirebon
Kericuhan bermula saat puluhan mahasiswa dan masyarakat yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Suropati (Formasi) meminta Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra menemuinya. 

Massa pun membakar ban. Namun aksi itu mendapat penolakan  dari aparat kepolisian. Sehingga terjadi saling dorong dan saling hantam. Bahkan salah satu orang yang dianggap provokator sempat diamankan kepolisian.

Informasi yang berhasil dihimpun Rakcer, sebelum mendatangi kantor bupati setempat pukul 11:30 WIB, massa terlebih dahulu melalukan aksi demonstrasi di Jalan Pantura Tegalgubug, juga di  Kantor Kuwu Tegalgubug dan  kemudian di depan kantor pemasaran PGTC.

Koordinator aksi, Abdul Ghofur menegaskan bahwa kedatangannya ke kantor bupati untuk menemui Bupati Sunjaya.  "Kami ingin bertemu bupati tapi malah dihadang," paparnya.

Dikatakan Abdul Ghofur, pihaknya bersama dengan pedagang dan tokoh masyarakat menolak keras dibangunnya PGTC di sana. Aksi tersebut juga bagian dari komitmennya melalulan penolakan.

"Rencana pembangunan PGTC yang berlokasi tepat di samping pasar sandang terbesar se Asia Tenggara itu telah melanggar Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Cirebon No 7/2014. Kemudian juga keberadaan PGTC dapat mematikan perekonomian warga setempat," kata dia.

Tak hanya itu, Abdul menilai, kehadiran PGTC hanya akan mendatangkan kaum kapitalis pendatang, bukanlah warga pribumi.  Salah satu perwakilan Pedagang Pasar Tegalgubug, Acung menambahkan, keberadaan PGTC dipastikan akan tebang pilih untuk mendapatkan kios. Artinya kata dia, yang mempunyai modal besar lah yang akan menang. 

“Kami meminta Bupati Cirebon agar secepatnya mencabut izin lokasi dan fatwa bupati yang sudah dikeluarkan untuk pembangunan PGTC," kata dia.

Karena tidak ditemui bupati, massa mengancam akan melalukan aksi demonstrasi dengan massa lebih banyak lagi. “Kami akan melakukan aksi serupa dengan massa yang lebih banyak,” tegasnya. (ari)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Massa Ingin Temui Bupati, Merasa Dihalang-halangi"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...