Lawan di Pilkada adalah Hawa Nafsunya Sendiri

MAJALENGKA – Bakal Calon Bupati Majalengka, Drs HM Taufan Ansyar tidak menganggap pesaingnya di Pilkada Majalengka sebagai lawan. Yang menjadi lawannya, menurut Taufan, adalah hawa nafsunya sendiri.
bakal calon bupati majalengka ungkap musuh politik
Taufan Ansyar bertemu Muhaimin Iskandar. dok. Rakyat Cirebon
Taufan mengaku lebih memilih mencari sahabat dibandingkan dengan mencari lawan. Sejak lama, dia bersama partai juga telah menjalin persahabatan tersebut.

"Politik itu tidak boleh ada lawan karena politik itu adalah cara memperbanyak sahabat. Kalau bicara tentang persyaratan untuk maju dalam pilkada Majalengka,  saya sedang ikut konvensi di PKB dan Golkar.  Golkar ada 5 kursi,  PKB punya 6 kursi, itu kan strategis," ujarnya, Minggu (14/8).

Taufan juga mengatakan bukan hanya menjalin komunikasi dengan PKB dan Golkar. Menurutnya dengan partai lain pun, komunikasi tetap ia jalin secara terbuka.

Konten komunikasinya, menurut Taufan mengarah pada penyelesaian permasalahan di Majalengka. Jadi kata dia, bukan melulu tentang formula personalia orang yang akan dicalonkan dalam Pilkada Majalengka 2018.

"Visi dan kesamaan platform partai itu yang kita bicarakan. Hal ini gunanya, supaya ada solusi terhadap persoalan yang hari ini dialami oleh masyarakat Majalengka," ujarnya.

Saat disinggung partai selain PKB dan Golkar, Taufan menyatakan dengan Partai Gerindra, PAN pun dirinya tetap berkomunikasi secara aktif. Menurut dia, siapapun kepemimpinan di tubuh partai, tidak mengubah ritme komunikasi yang sudah lama dibangun.

"Dengan semuanya kita komunikasi, terkait dukungan itu mah mengalir saja. Alhamdulillah sudah ada fondasinya, tinggal dikuatkan lagi," ujarnya.(hsn)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Lawan di Pilkada adalah Hawa Nafsunya Sendiri"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...