Indramayu Terus Berbenah jadi Laboratorium Lingkungan Hidup

INDRAMAYU - Berdasarkan informasi, piala anugerah Adipura ke-9 yang diraih Kabupaten Indramayu bakal langsung diarak pada Kamis (3/8) pagi ini. Iring-iringan akan mulai melakukan konvoi dari perbatasan Subang-Indramayu dan diserahterimakan di DPRD Indramayu.
indramayu rebut piala adipura kesembilan
Bupati Indramayu Anna Sophanah pegang anugerah Adipura. Foto: Ist./Rakyat Cirebon 
Anugerah di bidang lingkungan hidup yang diraih pada tahun 2017 oleh Kabupaten Indramayu dengan Kategori Kota Kecil menjadi hal fantastis dan membanggakan. Terlebih anugerah serupa sudah diraih sebanyak 9 kali sejak tahun 2007. 

Penghargaan yang diterima oleh Bupati Indramayu Hj Anna Sophanah tersebut, diserahkan secara langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo didampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya. Prosesi penyerahannya dilaksanakan pada Rabu (2/8) malam di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta Pusat bersamaan dengan puncak Peringatan Hari Lingkungan Hidup 2017.

Ia ‎menyampaikan, diraihnya penghargaan Adipura ini merupakan kerja keras dari semua pihak yang ingin menciptakan Kabupaten Indramayu bersih, hijau, teduh, asri, dan nyaman. Selain itu, diraihnya penghargaan bergengsi di bidang lingkungan hidup ini menunjukan bahwa kinerja pemerintah daerah diapresiasi oleh pemerintah pusat.

Menurutnya, diraihnya penghargaan Adipura  bukanlah tujuan akhir dari upayanya menjadikan Kota Mangga sebagai kota yang bersih, hijau, teduh, asri, dan nyaman. Namun penting pula agar dapat mengubah budaya dan perilaku sosial masyarakat Indramayu untuk mau terus hidup bersih dan sehat, serta berpartisipasi dalam setiap pembangunan yang sedang digalakan.

"Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Indramayu yang senantiasa menjaga, memelihara, dan melestarikan kebersihan serta keindahan lingkungan. Berkat dukungan dan partisipasi masyarakat ini, alhamdulilah kabupaten kita mendapatkan anugerah Adipura untuk kesembilan kalinya. Penghargaan ini adalah penghargaan tertinggi di bidang kebersihan dan keindahan lingkungan dari Kementerian Lingkungan Hidup. Penghargaan ini saya dedikasikan untuk masyarakat Indramayu. Mari kita jadikan momentum ini, untuk mewujudkan Indramayu yang bersih, hijau, teduh dan asri," ungkapnya.

Dengan diraihnya penghargaan Adipura, lanjut Anna, manfaat dan dampaknya dapat dirasakan oleh semua masyarakat Indramayu baik di pedesaan maupun perkotaan. 

"Walaupun masih ada kekurangan yang harus mendapatkan perhatian serius, kita patut berbangga karena partisipsi masyarakat untuk Adipura sangat tinggi. Kekurangan akan kita jadikan bahan evaluasi dan perbaikan, agar tahun depan menjadi lebih baik dari kondisi sekarang," paparnya.

Ditegaskannya, untuk menciptakan wilayah Kabupaten Indramayu yang hijau dan teduh saat ini pihaknya terus menggalakan ruang terbuka hijau diberbagai sudut kota Indramayu dan juga wilayah lainnya. 

Sehingga Kabupaten Indramayu sebagai kota pantai akan terlihat lebih hijau dan teduh. "Ruang terbuka hijau saat ini masih sangat terbatas, tapi setiap tahun jumlahnya akan terus ditingkatkan untuk menjangkau wilayah yang ada di Kabupaten Indramayu. Hal ini agar masyarakat akan semakin nyaman hidup di lingkungannya atau livable," ujarnya.

Selain ruang terbuka hijau, melalui kebijakannya, orang nomor satu Indramayu menginstruksikan kepada Satuan Kerja Perangkat Darah (SKPD) terkait untuk melakukan pemantauan lingkungan dan uji kualitas air dan udara, membangun ipal komunal limbah domestik dan industri kecil, pelayanan pengaduan pencemaran, pengembangan laboratorium lingkungan, uji emisi kendaraan bermotor, pengembangan bio gas (kotoran ternak), car free day, dan reklamasi bekas penambangan non logam.

Bahkan, kata dia, Kabupaten Indramayu juga terus berbenah untuk menjadi laboratorium lingkungan hidup. Karena saat ini telah memiliki kawasan hutan mangrove sebagai ekowisata dan juga arboretum. Jumlah dan areal hutan mangrove bukan hanya di Karangsong, tapi terus bertambah dan terdapat di beberapa tempat lainnya.

"Mangrove di Indramayu bukan hanya sebagai ekowisata yang bermanfaat bagi lingkungan dan memiliki nilai ekonomi, tapi juga saat ini telah dijadikan sebagai laboratorium lingkungan hidup, sebagai bahan edukasi bagi pelajar dan masyarakat Indramayu. Untuk mangrove ini kami bekerjasama dengan Pertamina RU VI Balongan sebagai perusahaan industri yang berbasis lingkungan," sebutnya.

Kepada kabupaten/kota yang meraih Anugerah Adipura, Presiden Joko Widodo meminta agar bisa lebih kreatif dan inovatif dalam mengelola lingkungan. Juga dalam mengelola lingkungan dan hutan yang harus dilakukan dengan penuh terobosan demi kemaslahatan rakyat Indonesia. 

"Jangan pernah kita berpikir linear dan monoton, sehingga dalam sekian tahun ini pengelolaan hutan kita ada pada posisi yang monoton, tidak ada terobosan dan tidak ada pembaharuan," tandasnya. (tar)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Indramayu Terus Berbenah jadi Laboratorium Lingkungan Hidup"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...