DPC PDIP Klaim Tak Ada Lagi yang Tolak Selly

TALUN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon menjamin tidak ada lagi kadernya yang menolak putusan DPP tentang pengganti Wakil Bupati  Cirebon, Tasiya Soemadi. Hal itu diungkapkan Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon, Edi Mustofa, Minggu (6/8). 
selly andriany gantina sah gantikan gotas
Surat rekomendasi DPP PDIP untuk Selly. Foto: Ari/Rakyat Cirebon
“Saya tegaskan DPC dan seluruh PAC siap mengamankan putusan itu. Adapun sempat terjadi penolakan oleh sejumlah PAC, itu hanya karena kurangnya komunikasi saja,” kata Edi pada Rakcer.

Dikatakan Edi, pasca rapat kordinasi DPD pada Sabtu lalu, DPC pun menggelar rakor melibatkan PAC dan langsung dihadiri oleh calon pengganti Gotas, Selly Andriany Gantina. Rakor tersebut menghasilkan kesepakatan bahwa seluruh kader wajib mengamankan surat putusan dar DPP. 

Jika ada kader baik di fraksi maupun di PAC atau DPC yang membelot. Edi pastikan yang bersangkutan akan diberikan sanksi tegas dari partai.

“Kami maklumi kemarin ada penolakan itu bagian dari dinamika. Itu juga karena kami (DPC, red) belum menerima SK DPP. Sekarang semuanya sudah mendapat salinan SK dan menerima Ibu Selly jadi wabup,” sambungnya.

Lebih lanjut disampaikan Edi, tugas DPC selanjutnya, yakni melayangkan dua nama ke pemerintah untuk kemudian direkomendasikan ke DPRD dan diproses. 

“Dua nama yang akan kita layangkan, satu laginya Febi Febrina. Meski dua nama yang kita kirimkan, tapi sesuai dengan putusan DPP yakni fraksi dan DPC harus memenangkan ibu Selly,” imbuhnya.

Edi pastikan minggu ini surat sudah dikirimkan ke pemerintah daerah. Sehingga secepatnya diproses, karena diharapkan akhir bulan ini sudah bisa pelantikan. 

Sementara itu saat ditemui di DPC PDIP, Selly Andiany Gantina menyampaikan, sebagai kader partai banteng moncong putih, ia selalu siap saat diberikan tugas. 

“Jadi awalnya saya diminta untuk mendaftar mengisi kekosongan wabup Cirebon di DPD, dan akhirnya mendapat amanat dari DPP ya saya harus siap. Karena ini tugas partai,” terangnya. 

Menurutnya, kaitan dengan penunjukan dirinya, ia meyakini DPP sudah memiliki indikator penilaian tersendiri terhadap kualitas kader. 

“Semua punya indikator penilaian terhadap kualitas kader. Kemudan saya juga punya mandate khusus dari DPP untuk memenangkan Pilgub Jabar dan Pilkada Kabupaten Cirebon. Mungkin itu kenapa saya diamanatkan jadi pengganti Pak Gotas,” tuturnya. 

Mantan Anggota DPRD Provinsi Jabar itu menambahkan, meskipun ia tinggal di Bandung, namun bukan berarti ia tidak paham kondisi Kabupaten Cirebon.

“Saya sepuluh tahun jadi anggota DPRD provinsi dari dapil sini. Saya paham betul kultur dan kondisi masyarakat secara makro. Saya yakin masyarakat Cirebon itu humanis, artinya perbedaan suku, ras bahkan agama tidak jadi persoalan jika memiliki kualitas bagus,” terangnya.

Disinggung apa yang akan dilakukan setelah dilantik nanti, Selly menegaskan, meskipun ia dan bupati merupakan kader dari partai yang sama. Tetap perlu menjalin sinergitas, hanya saja karena dari partai yang sama ia yakin tidak membutuhkan waktu lama untuk menjalin sinergitas. 

“Kemudian saya dan bupati akan melakukan  konsolidasi, selama satu tahun terakhir bupati kan menjalankan pemerintahan sendiri. Maka saya bukan lagi belajar, tapi saya harus bisa mengejar dan mengisi kekosongan itu,” imbuhnya. (ari)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "DPC PDIP Klaim Tak Ada Lagi yang Tolak Selly"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...