Bupati: Jika Tidak Beres, Saya akan Ganti dengan yang Baru

MAJALENGKA - Bupati Majalengka H Dr Sutrisno SE MSi memberikan tenggat waktu enam bulan kepada Direktur PDAM Elina Lukita Sari SE yang baru dilantik. Hal ini untuk membenahi persoalan pasokan air kepada para pelanggan, khususnya di wilayah Majalengka kota. 
direktur pdam majalengka diberi waktu enam bulan
Direktur PDAM Majalengka Elina Lukita Sari. Foto: Herik/Rakyat Cirebon 
Tenggat waktu enam bulan ini mengingat banyaknya laporan keluhan dari masyarakat terkait tersendatnya pasokan air.

"Saya beri waktu enam bulan untuk membereskan semua persoalan manajemen. Keluhan dari pelanggan termasuk di kantor Setda Majalengka, bulan-bulan kemarin juga tersendat. Itu pekerjaan yang harus segera dibenahi," tegas Sutrisno usai melantik dirut PDAM yang baru, di halaman kantor setempat, Senin (14/8).

Sutrisno mengatakan, pelayanan terhadap para konsumen di wilayah kota, seharusnya tidak boleh dibiarkan terlalu lama. Persoalan manajemen ini menuntut adanya kepemimpinan yang tegas. 

Oleh karenanya, pihaknya sengaja mempercepat pelantikan dirut dengan maksud dalam beberapa bulan ke depan akan banyak MoU yang melibatkan PDAM.

"Kenapa pelantikan ini dipercepat, karena memang PDAM akan menerima job yang banyak seiring dengan beroperasinya BIJB di Kertajati. Banyak kontrak yang nanti harus ditandatangani," ungkap Sutrisno.

Pihaknya berharap, dengan tenggat waktu enam bulan tersebut, dirut yang baru tidak boleh menganggap sepele soal manajemen ini. Apalagi, jika berurusan dengan konsumen yang pasokan airnya tersendat. Sehingga pelayananya terhambat.

"Pengangkatan direktur ini dengan syarat, yakni direktur harus mampu melancarkan semua persoalan. Dan semua persoalan ini harus segera diselesaikan. Keluhan mayarakat terkait tersendatnya pasokan air, harus selesai dalam waktu enam bulan. Alirannya kepada masyarakat agar segera dilancarkan. Masyarakat bertanya-tanya. Apakah karena ada kebocoran, atau karena tangan jahil. Ini harus menjadi pekerjaan rumah. Bila enam bulan saya evaluasi kinerjanya tidak beres, maka akan saya ganti dengan yang baru," ungkapnya.

Sementara itu, Direktur PDAM yang baru, Elina Lukita Sari SE berjanji, akan segera membenahi keluhan masyarakat. Hanya saja seperti yang terjadi dua pekan lalu, bahwa di dekat kantor Radika dan Disparbud yang sempat terhambat pasokan airnya hingga satu minggu lebih. Karena pihaknya harus berkordinasi dengan pihak PLN dan dinas lain.

"Tentu kami harus siap dengan tenggat waktu enam bulan itu. Bagaimanapun juga itu tanggungjawab yang harus dipenuhi oleh saya selaku direktur. Nah, terkait perbaikan yang memakan waktu lama itu, karena memang kami harus koordinasi dengan instansi bersangkutan. Kordinasi ini bisa terjadi lintas sektoral, jadi prosesnya cukup lama," ungkapnya.

Elina mengakui, persoalan keluhan pelanggan memang harus segera ditanggapi secara cepat, namun saat ini pemasangan pipa baru sedang dikerjakan. "Sehingga, mohon maaf jika masih ada yang tersendat. Karena, memang masih perbaikan dan pemasangan alat," imbuhnya. (hrd)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Bupati: Jika Tidak Beres, Saya akan Ganti dengan yang Baru "

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...