Elit Gerindra Malmingan ke Rumdin Azis

CIREBON – Selain Ketua DPC PDI Perjuangan, Edi Suripno SIP MSi, sejumlah partai politik (parpol) juga diketahui terus melakukan pendekatan ke petahana Walikota Cirebon, Drs Nasrudin Azis SH. Yang terbaru, sedikitnya tiga parpol siap berkoalisi dengan Partai Demokrat, yang notabene parpol petahana.
jelang pilwalkot cirebon partai gerindra dekati azis
Nasrudin Azis (kiri) bersama Eman Sulaeman. Foto: Fajri/Rakyat Cirebon
Pada Sabtu (29/7) malam, sejumlah elit DPC Partai Gerindra diketahui menyambangi rumah dinas (rumdin) walikota, di kawasan Penggung Harjamukti. Di bawah komando Ketua DPC Partai Gerindra, H Eman Sulaeman, mereka “malam Mingguan (malmingan)” di sana.
Kedatangan mereka ke sana untuk membicarakan beberapa hal dengan Walikota Azis, salah satu yang utamanya adalah mengenai pembentukan poros koalisi untuk menghadapi Pemilihan Walikota (Pilwalkot) 2018 mendatang.

Selain Eman, ada beberapa politisi kawakan lainnya yang juga mantan anggota DPRD periode 2009-2014, semisal Hendi Nurhudaya, mantan Ketua DPC Partai Hanura, Sunarko Kasidin SH MH, dan Wakil Sekretaris DPC Partai Demokrat, Ayatulloh Roni.

“Saya dan Pak Hendi kebetulan alumni DPRD periode 2009-2014, ada Abah Ako (sapaan akrab Sunarko Kasidin, red), ada Mas Roni juga. Kita kangen-kangenan. Apalagi Pak Azis juga mantan ketua dewan periode itu,” ungkap Eman, saat ditemui di sekretariat DPC Partai Gerindra, kemarin sore.

Ia mengaku, kedatangan pihaknya ke rumdin walikota dalam rangka silaturahmi. Dalam perbincangannya, membicarakan juga bagaimana pembangunan Kota Cirebon kedepan. “Kalau bicara koalisi, masih sangat dinamis. Memang arah ke sana (koalisi petahana, red) ada. Karena penjajakan dengan Partai Demokrat sudah lama,” ujarnya.

Menurut Eman, dalam membangun sebuah poros koalisi yang kuat dan berpeluang besar untuk menang di pilwalkot, perlu ikatan emosional yang terbangun erat. Makanya, tak bisa hanya sekali atau dua kali bertemu, tapi harus intens.

“Kita membangun emosional dulu. Perlu berkali-kali bertemu, tidak bisa sekali atau dua kali bertemu kemudian jadi. Membangun komitmen atas dasar saling percaya juga kan sangat penting. Karena untuk koalisi, perlu juga ada MoU-nya secara tertulis,” tuturnya.

Diakui mantan anggota DPRD periode 2009-2014 itu, Partai Gerindra menginginkan poros koalisi sudah terbentuk secara permanen paling lambat September mendatang.

“Keinginan kita paling lambat September, syukur-syukur Agustus sudah terbentuk. Karena lebih cepat lebih baik. Tapi balik lagi, manusia berencana dan berikhtiar, Allah yang menentukan,” katanya.

Terpisah, Wakil Sekretaris DPC Partai Demokrat, Ayatullah Roni juga mengaku, dirinya ikut dalam pertemuan itu. Diakuinya, antara elit DPC Partai Demokrat dan DPC Partai Gerindra sudah terbangun ikatan emosional yang erat. “Pak Azis dan Pak Eman itu sangat bersahabat, sejak dulu di DPRD bareng. Makanya, ketika kita bertemu, suasananya hangat dan ceria,” katanya.

Roni menilai, kemungkinan koalisi antara parpolnya dengan Partai Gerindra, merupakan dinamika yang realistis. Terlebih, antara Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto belum lama ini bertemu. “Kita lihat kemesraan Pak SBY dan Pak Prabowo. Saya kira sangat bagus,” katanya.

Sementara itu, selain Partai Gerindra, ada dua parpol lain yang berpeluang besar masuk dalam poros koalisi petahana, yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedua parpol itu juga dalam waktu dekat akan bertemu Azis untuk pemantapan. (jri)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Elit Gerindra Malmingan ke Rumdin Azis"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...